Bagaimana Hukumnya Membeli Barang Curian

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

Masshar2000.com – Beberapa dari kita mungkin berprofesi sebagai pedagang .
Yang paling sering kita dengar tentang dalil berdagang adalah ” jangan mengurangi timbangan/takaran “.

Lantas bagaimana hukumnya membeli barang curian ?
Disekitar kita misalnya banyak sekali motor bodong berkeliaran , walaupun belum tentu juga motor curian , terus ada pula pernak-pernik elektronik yang banyak diperjual belikan di pasar gelap atau pasar maling .

Jika seseorang meyakini bahwa barang yang dipajang untuk diperdagangkan itu hasil curian atau pemerasan atau orang yang menawarkannya bukan pemilik yang resmi dan bukan juga orang yang ditugasi untuk menjualnya, maka haram baginya untuk membeli barang tersebut karena dengan membelinya berarti telah membantu melakukan perbuatan dosa dan pelanggaran serta menghilangkan barang dari pemilik yang sebenarnya.

Selain itu, dalam perbuatan tersebut terkandung tindakan menzhalimi orang lain serta mendukung kemunkaran dan bergabung dengan pelakunya dalam berbuat dosa. Allah Ta’ala berfirman.

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ “Dan tolong menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”. [Al-Ma’idah/5 : 2]

Berdasarkan hal tersebut, orang yang mengetahui bahwa barang tersebut hasil curian atau hasil pemerasan maka hendaklah dia menasihati orang yang mencurinya dengan cara yang baik, lembut dan penuh hikmah agar dia tidak lagi melakukan pencurian.
Jika dia tidak mau menghentikan kebiasaannya itu dan tetap mengulangi kejahatannya tersebut, maka dia wajib melaporkan tindakan tersebut kepada pihak yang berwenang agar pelakunya diberi hukuman yang setimpal dengan kejahatannya serta mengembalikan hak kepada pemiliknya. Dan itu termasuk tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, dan karena hal itu sebagai tindakan mencegah orang zhalim dan kezhalimannya sekaligus sebagai pertolongan baginya dan orang yang dizhalimi .

Jadi garis besarnya adalah jangan membeli barang curian karena jelas haram dan mendukung kemungkaran .
Biasakanlah diri kita untuk tidak tergiur barang murah yang tidak jelas asal-usulnya .
Lebih baik membeli di toko-toko yang resmi atau dari kenalan baik kita saja . Lagi pula jika kita membeli barang curian , misalnya motor , maka kita jadi tidak tenang saat berkendara , takut kena razia dan tidak sedikit orang yang menghindari razia polisi akhirnya berhenti mendadak atau putar arah mendadak yang berujung kecelakaan , bukankah malah repot sendiri ?

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

One thought on “Bagaimana Hukumnya Membeli Barang Curian”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s