Malam Pertama di Kubur

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

Masshar2000.com – Kita tentu sering mendengar cerita bahwa ada orang yang sudah mati bisa hidup lagi atau bahkan sudah dikubur bisa hidup lagi . Itu bukan hal yang mustahil jika Allah menghendakinya .

Sebenarnya , bagaimana sih keadaan didalam kubur atau orang yang sudah mati didalam kubur ?
Ulama dan kyai sering menjelaskan dalam khotbah atau wejangannya , melalui ilmunya dari beberapa hadits shohih yang diketahuinya .

Dulu orang tua pernah bilang,
“Kalau ibu dan ayah sudah tiada nanti, selepas kebumikan, jangan buru-buru balik lagi..
Tunggulah 10 – 15 menit karena di waktu itu, malaikat akan datang.. Jika masih ada anaknya di atas kubur, malaikat akan bertanya kepada arwah dengan nada yang rendah”.

Nabi berkata,
” apabila kita dimasukkan ke dalam kubur,
badan kita bersandar dengan batu, tanah dan kain kapan..
Akhirnya dihadapkan ke arah kiblat..
Dibuka muka kita,
pipi kita akan kena tanah..
Duduk dalam kubur menghadap kiblat. Suami, isteri, anak-anak menangis..
Selepas itu,
diambil papan lalu ditutup..
Tanah pun diturunkan secara perlahan-lahan..
Bila sudah sampai separuh kubur,
tukang kubur pun naik melompat ke atas..
Bila melompat naik ke atas,
tutup..!
Dipijak-pijaknya kubur “.

Nabi juga berkata,
” bila berpaling saja muka orang yang mengantar kita ke belakang kubur,
kita mendengar bunyi derapan tapak kaki mereka pulang..
Derapan kaki-kaki mereka kita boleh dengar.. Maka pada saat itulah,
roh kita akan duduk..
Duduknya roh dan kaki melunjur..
Badan tegak ” .

Maka pada masa itulah,
kita akan memanggil orang-orang yang mengantar kita ke kubur..
Kalau isteri yang antar,
kita akan memanggil isteri kita.

“Dik, jangan tinggalkan Abang.. Dik katanya mau sehidup semati”.

Isteri tak mendengar..
Isteri membawa cerek dengan daun pandan balik sambil lap air mata..
Sayang seperti apa pun isterinya,
dia akan balik..
Suami memanggil, “Dik, jangan balik, Dik.. Tunggu Abang, Pah”
Dia tak kan nengok..
Dia tetap balik.

Selepas itu,
kita akan melihat anak-anak kita balik..
Kita panggil anak-anak,
tapi tak dengar..
Selepas mereka semua pergi,
datanglah dua malaikat..
Yang hitam kedua-duanya..
Yang biru kedua-duanya..
Dan kita dengar langkah kaki malaikat lebih kuat daripada langkah kaki-kaki orang yang balik tadi..
Siap dengar bunyi rantai yang dibawa lagi..
Lagi menakutkan.

Malaikat yang tak pernah senyum dan ketawa,
malaikat masuk terus menghadap dan memanggil kita,
“Hai manusia” ..
Malaikat tak berkata,
“Hai ustaz, hai ustazah”.
Malaikat tak menyebut.
Malaikat pun tak kenal kita.
Malaikat tak memanggil hajjah atau haji,
tapi memanggil,
“Hai manusia”.

“Hai manusia, apa pendapat kamu tentang Muhammad bin Abdullah..?”
Itulah pertanyaan dia..
Maka kita akan menjawab,
“Dia itu adalah hamba Allah,
dia adalah pesuruh Allah..
Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad itu pesuruh Allah “
Kalau itulah jawaban kita,
selamatlah kita..
Dia tak bertanya lagi,
“Ma Robbuka..? Ma Nabiyyuka..?”.

Kalau lulus pertanyaan ini,
maka lepaslah pertanyaan-pertanyaan yang lain..
Maka, malaikat tadi mendengar apa yang kita jawab..
Malaikat berkata,
“Kami sudah tahu kamu akan jawab seperti itu.. Kami tanyakan untuk memastikan bahwa kamu orang yang baik”
Maka, kata malaikat kepada kita,
“Tidurlah kamu di dalam kubur ini seperti tidurnya pengantin”.

Maka ahli kubur tadi berkata,
“Pulangkan aku balik ke dunia.. Aku mau balik pada keluargaku.. Aku mau beritahu keadaan aku di kubur.. Tolong antarkan aku balik..!”,rayu si mati pada malaikat.

Rupanya, orang mati ini mau balik ke dunia bukan mau makan nasi,
bukan mau nonton TV..
Bukan..!
Dia balik sebab mau memberitahu pada anak-anak supaya sholat.

“Wahai anak-anakku dan isteriku, sholatlah.” “Wahai suamiku, sholatlah”.

Tapi malaikat kata,
“Tak boleh balik.. Kamu sekarang berada di alam barzakh.. Kamu tak boleh campur dengan alam dunia”.

Itulah yang dialami jika si mayit adalah orang yang beriman yang bisa menjawab pertanyaan malaikat penjaga kubur .
Bagaimana jika si mayit bukanlah orang yang beriman , yang tidak pernah beribadah , yang mulutnya tidak pernah berzikir , tidak pernah bersholawat kepada nabi .
Tentu akan kebalikannya , malaikat yang kasar akan menyiksanya , bumi akan menghimpitnya dan meremukkan tulang-tulangnya .
Namun jika si mayit adalah orang yang beriman , maka dia akan mendapatkan nikmat kubur . Itulah keadaan hari dan malam pertama dikubur seperti yang digambarkan nabi .

Nabi berkata,
” kalau kamu orang yang baik,
kata Nabi , akan diluaskan kuburnya seluas 70 hasta, dilebarkan 70 hasta dan dicerahkan kubur kamu ” .

Tetapi, walaupun mayat tak boleh memberitahu kita, Nabi sudah mengabarkan pada kita..
Itulah untungnya kita menjadi umat Nabi Muhammad SAW.

Sesungguhnya bekal yang paling baik adalah taqwa..
Jagalah sholat kita.
.
ALLAHU AKBAR.

Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari).

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s