M2000.Klaten – Ternyata teror tidak hanya dilakukan manusia , tapi ular ganas pun cukup membuat orang takut .
Bagaimana tidak , jika dalam satu lokasi tiba-tiba didatangi belasan ular ganas jenis king cobra .

Teror belasan ular jenis king cobra ini membuat Sarmiati (38) penjual mi ayam di Karangdowo, Klaten, Jateng, khawatir. Tidak hanya menutup usahanya, selama tiga hari tetapi juga terpaksa mengungsi di lokasi aman.

”Pada Kamis malam (5/12) begitu ditemukan dua lagi. Terus kami sekeluarga menginap di rumah orang tua,” ungkap Sarmiati pada detikcom, Selasa (10/12).

Belasan anak ular tersebut ditemukan di warung Sarmiati di tepi Jalan Pedan-Karangdowo, Dusun Grembyang, Desa Karangwungu, berturut-turut selama sepekan sejak hari Senin (2/12). Pertama kali ditemukan masuk rumah 1 ekor di dalam rumah dan 1 ekor dikejar masuk ke sumur.
Dari pantauan saya , yang kebetulan tiap hari melewati , warung ini memang dekat dengan sawah walaupun terpotong jalan raya .

Selasa sorenya (3/12) mendapatkan satu ekor lagi. Posisi ularnya saat itu di kamar mandi. Rabu ditemukan lagi dan saat dikejar jatuh lagi ke sumur. ”Pada Kamis (5/12) malam ditemukan lagi dua ekor di dalam rumah. Dua ekor itu langsung dimatikan dan kami putuskan menginap di rumah orang tua,” lanjut Sarmiati.

Baru pada Jumat (6/12) paginya sekitar pukul 09.00.WIB keluarganya melapor ke tim pemadam kabakaran Pemkab Klaten. Tim datang dan langsung menyisir rumah.

Yang disisir termasuk ke kebun di belakang warung yang diduga tempat ular masuk dari sawah. Di belakang warung ditemukan lubang pagar di tembok.

” Ditemukan lubang di pagar yang dicurigai sebagai tempat keluar masuknya ular dari sawah, Oleh (petugas) Damkar diminta ditambal “,tambahnya seperti dikutip detik.com

Ular-ular yang menurut tim Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten merupakan jenis king cobra itu memang belum mengigit siapapun tetapi sempat membuat usaha berjualan mi ayamnya berhenti berjualan.

Warung tutup sejak hari Jumat- Sabtu. Dia meyakini jumlah ular yang ditemukan di warungnya 13 ekor. Yang ditangani keluarga ada 6 ekor dan yang dipergoki tim Damkar ada 7 tetapi 2 ekor lari saat hendak dilakukan penangkapan.

Menurut Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino, dalam setahun 2019 memang ada tiga kasus laporan ular yang disampaikan masyarakat ke pemadam. Namun 3 kasus itu semua ular tidak berbisa ganas sebab hanya ular sawah.

”Selama ini hanya ular sawah, Untuk kasus di Kecamatan Karangdowo semua ular kobra (king cobra),” ungkap Sumino.

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s