Boleh Kaya , Tapi Jangan Takut Miskin

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

Masshar2000.com – Ada sebuah kalimat yang mengatakan kemiskinan adalah sumber kekufuran , dan kekayaan sumber bencana . Dua hal yang bertolak belakang namun akhirnya sama membawa kemudharatan .

Sebenarnya Islam tidak melarang kita untuk kaya , karena dengan kekayaan kita bisa melakukan hal-hal yang lebih besar , membantu masyarakat yang kurang mampu , bersedekah , membantu pembangunan masjid , menyumbang yayasan anak yatim dan banyak hal lainnya .

Tentu kaya dan dicukupkan rejeki adalah dambaan semua orang , tapi bukankah rejeki sudag dibagi dan tidak mungkin tertukar .
Inilah yang akan kita bahas .

Entah siapa kali yang menulis , tapi tulisan yang sempat beredar di jejaring sosial ini cukup inspiratif dan layak diacungi jempol .

Sekarang aku mengerti ,,,

Apabila kita telah berusaha dan bekerja keras.
Apabila kita telah jalani Sholat yang lima waktu.
Apabila kita sudah melakukan Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan DOA

Namun tetap miskin juga.

Tak perlu minder apalagi protes pada-NYA

Seorang anak bertanya kepada ibu dan bapaknya :
Ibu, bapak mengapa kita miskin?

Dengan tenang sang ibu berkata :

Nak, hidup ini seperti jalan-jalan di Supermarket.
Semua orang boleh memilih dan membawa barang apa saja yang ia inginkan.

Siapa yang membawa sepotong roti, maka ia harus membayar seharga sepotong roti,

Siapa yang membawa tiga potong roti, iapun harus meSemoga yg bilang aamiin semua menjadi orang yang pandai mensyukuri akan nikmat dan karunia yang Allah swt bembayar tiga potong roti.

Sementara kita tak mungkin membawa apa-apa. Karena tak punya uang untuk membelinya.

Dipintu kasirpun kita tak akan diperiksa, dibiarkan jalan begitu saja.

Begitu pula kelak di Hari Kiamat Nak.

Saat orang-orang kaya antri menjalani pemeriksaan untuk dimintai pertanggung jawaban.

Saat orang² kaya ditanya tentang
darimana hartanya mereka peroleh ?.
Dan kemana hartanya mereka gunakan ?.

Kita dibiarkan terus berjalan tanpa beban.
Lebih enak bukan !

Apakah engkau masih juga belum bisa menerima ?.

Anakku,
Jika kita memang ditakdirkan menjadi orang miskin .

BERSABARLAH SEJENAK,
Karena setelah KEMATIAN, kemiskinan itu akan sirna.

BERPIKIRLAH POSITIF,

Barangkali, jika kita kaya belum tentu bisa lebih bertakwa.

Mungkin juga, dengan kemiskinan kita akan lebih mudah meraih SURGA-NYA.

JANGAN PERNAH MINDER
Karena kaya dan miskin bukanlah ukuran Mulia dan Hinanya manusia.

Tetaplah berprasangka baik pada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala.

Singkirkan rasa iri , cemburu , buanglah tanda tanya,

Tentang Kehendak-NYA Pembagi Nikmat.

Mungkin jatah yang buat kita masih tersimpan di SURGA.

Menunggu kita Siap Menerimanya….

Ingatlah apa yang disampaikan Rasulullah.. Bahwa “sesungguhnya kekayaan itu bukan terletak pada harta benda,melainkan pada ketenangan hati dan jiwa”.

Berusahalah yang baik untuk jadi kaya dan jadi penderma , tapi jangan takut miskin jika itu sudah menjadi takdir .
Ingatlah bahwa kelak orang miskin akan sedikit hisabnya .

Sabda Nabi saw:
“Orang-orang miskin akan masuk surga 500 tahun lebih dulu daripada orang-orang kaya.” (H.R. Tirmidzi).

Jangan pernah iri dengan keberhasilan orang lain karena kita tidak tahu nikmat mana yang Allah cabut darinya .

Jika kita sedang kesusahan , tetaplah bersedekah dengan iklas semampu kita .
Orang hebat bukanlah orang kaya yang penderma , tapi si miskin yang bersedekah .

Belilah Kesulitan dengan sedekah .

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

One thought on “Boleh Kaya , Tapi Jangan Takut Miskin

  1. Bagus mbak. Yap orng islam harus kaya. Seorangbmuslim yang kaya tapi bersyukur lebih dicintai Allah dibanding muslim yg tidak kaya tapi bersabat.
    Main ke blog saya juga y mbak. Beautifulmind9815.wordpress.com. smiga kita bisa saling mengingatkan.🙏

    Suka

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s