Ilmu Tanpa Adab adalah Cacat dan Berkahnya Sedikit

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

M2000 – Kita semua paham bahwa adab itu diatas ilmu , maka kita harus belajar adab dulu baru belajar ilmu dan jangan dibalik .
Banyak orang suka belajar ilmu tapi mengesampingkan adab akhirnya justru menjadi sombong , sok pintar dan ujung-ujungnya malah dibenci orang .

PENTINGNYA ADAB.

Shalat di Masjid itu penting, tapi Adab dalam Masjid itu lebih penting. Shalat itu penting, namun Adab dalam Shalat itu lebih penting. Membaca Al Qur’an itu penting, namun Adab membaca Al Qur’an itu lebih penting. Karena Amalan tanpa Adab sedikit Keberkahannya.
Adab adalah menganggungkan segala sesuatu yang berhubungan dengan Agama.

Ibunda Imam Malik, pernah berpesan kepada putranya, “Wahai Malik, ambillah dari Gurumu Adabnya, sebelum Ilmunya”. Imam Malik berkata; Saat aku kecil ibuku pernah melilitkan sorban di kepalaku sambil berpesan: Wahai Malik, pergilah engkau kerumah Imam Robi’ah untuk menuntut ilmu tetapi hendaknya kau pelajari mengenai adab terlebih dahulu dari pada ilmu.

Salah seorang murid imam Malik berkata kepada anaknya; wahai anakku, ketahuilah bahwa kau pelajari satu bab tentang adab lebih aku suka dari pada kau pelajari 70 bab mengenai ilmu.

Sebagian murid Imam Malik berkata; Aku belajar kepada imam Malik selama 30 tahun, terlebih dahulu beliau berorientasi mendidik murid-muridnya selama 20 tahun terkait adab. Setelah itu baru mengajarkan ilmu selama 10 tahun.

Imam Abu Hanifah rodhiyallohu anhu lebih senang mempelajari kisah-kisah para ulama dibanding menguasai bab fiqih. Karena dari situ beliau banyak mempelajari adab: ‎ﺍﻟْﺤِﻜَﺎﻳَﺎﺕُ ﻋَﻦْ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﻭَﻣُﺠَﺎﻟَﺴَﺘِﻬِﻢْ ﺃَﺣَﺐُّ ﺇﻟَﻲَّ ﻣِﻦْ ﻛَﺜِﻴﺮٍ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﻔِﻘْﻪِ ﻟِﺄَﻧَّﻬَﺎ ﺁﺩَﺍﺏُ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡِ ﻭَﺃَﺧْﻠَﺎﻗُﻬُﻢْ

Kisah-kisah para ulama dan duduk bersama mereka lebih aku sukai daripada menguasai beberapa bab fiqih.
Karena dalam kisah mereka diajarkan berbagai adab dan akhlaq luhur mereka”. Lahirnya para Ulama tidak lepas karena orang tuanya memuliakan Adab. Al Fatih, Panglima besar penakluk Konstantinopel (Istanbul) tidak lepas karena orang tuanya sangat memuliakan Adab.

Dikisahkan orang tuanya tidak pernah duduk apabila dirumahnya ada Al Qur’an. Raja Romawi mendapatkan keberkahan karena Adab. Ketika mendapat surat dari Baginda Rasulullah ﷺ, dia menjaga surat dan menyimpannya. Maka Baginda Rasulullah ﷺ berkata bahwa Kerajaan Romawi (Eropa) tidak akan runtuh sampai hari Kiamat .

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum …

Library : Kyaiku.com

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s