Ketika Sang Misionaris Belajar Islam

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

Ahmad Skjetne dalam jubah barunya

Masshar2000.com – Tidak ada kata terlambat untuk bertobat .

Dalam ajaran islam , agama yang benar dan lurus adalah islam rahmatan lil alamin . Selain islam tidak ada ajaran apapun yang bisa dibenarkan .Namun ajaran islam yang rahmatan lil alamin tidak pernah mempermasalahkan apapun ajaran atau agama lain selain islam itu sendiri , karena dalam islam sudah di ajarkan ” agamaku untukku dan agamamu untukmu ” .

Kisah ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja yang ingin belajar dan masuk menjadi pengikut nabi Muhammad saw .

Adalah seorang pastor berkebangsaan Swedia . Selama 30 tahun, Leif Skjetne aktif sebagai missionaris. Pastor Leif bergabung dengan SFI (Swedish for Immigrants) yang perhatian utama Leif kepada upaya memurtadkan para imigran, tepatnya para pengungsi. Dia dikenal sebagai missionaris yang sangat total menjalani pekerjaannya mendekati, melayani dan mempengaruhi para imigran untuk meninggalkan aqidahnya dan beralih menjadi Nasrani.⁣

Dari perjalanan hidup sebagai pastorselama 30 tahun di Church of Sweden, 15 tahun di antaranya ia habiskan di kepastoran Skillingaryd. Ia dikenal sebagai pastor sekaligus pekerja sosial yang gigih, penuh dedikasi.⁣

Tetapi segalanya berubah ketika Desember 2017 Leif mengikrarkan syahadat, menyatakan dirinya sebagai muslim dan mengganti nama Leif Skjetne menjadi Ahmad Skjetne. Segigih menjalani tugasnya sebagai missionaris, seperti itu pula ketika ia telah mengikrarkan syahadat. Tak mudah baginya untuk pindah agama. Apalagi dengan kedudukannya sebagai pastor dan sekaligus aktif sebagai missionaris, lebih berat lagi tantangan dan tekanan yang harus ia hadapi.

Sedemikian beratnya sampai-sampai ketika Ahmad Skjetne memutuskan pindah ke Maroko, SFI mengirimkan team khusus asisten diakonia untuk menemuinya dan berusaha “menyelamatkan” Skjetne agar kembali menjadi pengikut “Sang Juru Selamat”. Tetapi Skjetne secara tegas menolak.⁣

Lalu apa yang terjadi pada Skjetne sehingga berubah dari missionaris Nasrani menjadi muslim yang taat?

Ini semua bermula ketika seorang stafnya, pekerja lapangan yang menangani langsung para pengungsi menyampaikan ada seorang pengungsi muslim yang menolak tinggal di tempat penampungan pengungsi. Dia ingin keluar dan tinggal bersama Skjetne. Keinginan mereka ini pun disambut dengan baik oleh Skjetne. Maka tinggallah pengungsi asal Maroko tersebut di rumah Skjetne. Praktis, interaksi Skjetne menjadi sangat intens.⁣

Kehadiran pengungsi yang sangat taat menjalankan syari’at Islam itu merupakan tantangan baru bagi Skjetne. Laki-laki dari Maroko ini menunjukkan akhlak yang sangat baik dan cukup memiliki pengetahuan mengenai agamanya, yakni Islam. Maka diskusi hangat, akrab dan mendalam pun terjadi hingga hubungannya sudah seperti sahabat lama yang sangat akrab.

Alih-alih ingin memurtadkan Skjetne justru tertarik dan mulai belajar mengenal islam dari pengungsi asal Maroko tadi dan mulai berpuasa ramadhan pada 2016 .

Setelah mulai menjalankan rutinitas islami , lama-kelamaan Skjetne merasa nyaman dan mantap untuk mengenal islam dan mulai meninggalkan jubah pastornya dan mengganti namanya menjadi Ahmad Skjetne dan akhirnya hidupnya berubah dari seorang misionaris yang ditugaskan untuk memurtadkan orang menjadi seorang muslim taat yang mengislamkan orang murtad .

Ya akhirnya Skjetne kembali ke fitrahnya sebagai seorang muslim , seorang pemeluk agama islam yang rahmatan lil alamin .

Dari peristiwa ini , hendaklah menjadi contoh bahwa dibelahan dunia sana masih banyak muslim yang berusaha dibelokkan akidahnya menjadi kafir , sementara di negara kita masih banyak juga muslim yang mengkafirkan saudara muslimnya sendiri gara-gara berbeda pemahaman .

Semoga kita semua selalu diberi hidayah untuk selalu berpegang teguh pada islam Laa illaha illallah tanpa mengkafirkan satu sama lainnya .

Semoga bermanfaat ,

wassallamu’allaikum…

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s