Bertawasul Bukan Meminta Ahli Kubur

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

Masshar2000.com – Anda yang suka berziarah kubur ke makam sanak saudara , ke makam para wali , lanjutkanlah kebiasaan baik anda sekalian karena rosul pun juga menganjurkan untuk berziarah untuk mengingatkan kita akan kematian .

Rosul sendiri pun pernah berziarah ke makam istrinya Siti Khodijah dan mendoakannya .

Jadi apa salahnya kita berziarah ?

Jelas tidak ada salahnya kecuali kalau para peziarah meminta kepada si ahli kubur itu sendiri karena hal ini termasuk dalam kategori sirik atau menyekutukan Allah .

Yang menjadi masalah sekarang adalah adanya kelompok orang dengan aliran tertentu yang gemar menyalahkan amaliah mayoritas warga nahdlyin ini . Mereka menyebutkan dengan gelar ” kuburiyun ” atau penyembah kubur .

Banyak dari ustadz mereka ini ibarat dokter palsu (belajar dari internet) sering salah melakukan diagnosa. Kalau benar-benar dokter akan sangat berhati-hati dalam menganalisa penyakit dan memberi obatnya. Buktinya seorang muslim yang ziarah ke makam, dalam doanya menyebut Allahumma, kok disebut minta ke penghuni kubur?

Mereka yang ziarah ke makam para wali, Habaib, kyai dan sebagainya hanya berdoa di tempat itu. Bukan minta ke kuburan , kalau minta ke kuburan kenapa ada ” Allahumma-nya ” ?

Jelas sekali bahwa kita itu memintanya ke Allah bukan ke mayit . Saya sendiri misalnya ketika berziarah ya isinya mendoakan para ulama ini dan tentunya rasa terima kasih kita kepada mereka , karena berkat mereka kita bisa mengenal islam seperti sekarang ini . Kalaupun ada menyebutkan nama mereka itu karena kita ” bertawasul ” kepada mereka .

Tawasul ialah aktivitas mengambil sarana atau wasilah agar doa atau ibadahnya dapat diterima Allah SWT. Tawassul sendiri adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya, beribadah kepada-Nya, mengikuti petunjuk Rasul-Nya dan mengamalkan seluruh amalan yang dicintai dan diridhai-Nya

Bayangkan jika tanpa adanya para ulama ini , yakin kamu bisa mengenal islam ? Jadi hargailah mereka para ulama yang sudah mendahului kita dengan jasa-jasanya selama hidupnya mengajarkan islam seperti yang kita kenal sekarang ini .

Memangnya ada tuntunan doa di makam ?

Dalil Hadits:

Sayidah Aisyah berkata:

ﺛُﻢَّ اﻧﻄﻠﻘﺖ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺛْﺮِﻩِ، ﺣَﺘَّﻰ ﺟَﺎءَ اﻟْﺒَﻘِﻴﻊَ ﻓَﻘَﺎﻡَ، ﻓَﺄَﻃَﺎﻝَ اﻟْﻘِﻴَﺎﻡَ، ﺛُﻢَّ ﺭَﻓَﻊَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﺛَﻼَﺙَ ﻣَﺮَّاﺕٍ

Kemudian saya berjalan di belakang Nabi. Hingga Nabi sampai di Baqi’ lalu Nabi berdiri lama. Nabi mengangkat kedua tangannya beberapa kali” (HR Muslim)

Dalam riwayat Sayidah Aisyah yang lain dalam Sahih Muslim bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam selalu datang ke makam Baqi’ tiap Rasulullah menginap di kamar Aisyah. Ini menunjukkan tidak ada masalah berdoa kuburan. Dan kita ketahui di makam Baqi’ banyak para Sahabat dimakamkan.

Pendapat Ulama:

Murid Syekh Ibnu Taimiyah menulis dalam kitabnya:

ﻗُﻠْﺖُ: ﻭَاﻟﺪُّﻋَﺎءُ ﻣﺴﺘﺠﺎﺏ ﻋِﻨْﺪ ﻗُﺒُﻮْﺭ اﻷَﻧْﺒِﻴَﺎء ﻭَاﻷَﻭْﻟِﻴَﺎء، ﻭَﻓِﻲ ﺳَﺎﺋِﺮ اﻟﺒِﻘَﺎﻉ، ﻟَﻜِﻦ ﺳَﺒَﺐُ اﻹِﺟَﺎﺑَﺔ ﺣُﻀُﻮﺭُ اﻟﺪَّاﻋِﻲ، ﻭَﺧُﺸُﻮﻋُﻪُ ﻭَاﺑﺘِﻬَﺎﻟﻪ، ﻭَﺑﻼَ ﺭَﻳْﺐٍ ﻓِﻲ اﻟﺒﻘﻌَﺔِ اﻟﻤُﺒَﺎﺭَﻛَﺔ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﻤَﺴْﺠَﺪِ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﺴَّﺤَﺮ، ﻭَﻧَﺤْﻮِ ﺫَﻟِﻚَ، ﻳَﺘَﺤَﺼَّﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﻟﻠﺪَاﻋِﻲ ﻛَﺜِﻴْﺮاً، ﻭَﻛُﻞُّ ﻣﻀﻄﺮ ﻓﺪﻋﺎﺅﻩ ﻣﺠﺎﺏ.

Saya (Adz-Dzahabi) berkata: Doa dikabulkan di dekat makam para Nabi dan wali, juga tempat yang lain. Namun sebab terkabulnya adalah kekhusyukan dan kesungguhan orang yang berdoa. Dan tidak ragu lagi adalah di tempat yang diberkahi, di masjid, di waktu sahur dan lainnya.

Dalam keadaan seperti doa seseorang akan banyak dikabulkan. Setiap orang yang dalam keadaan darurat dikabulkan (Siyar A’lam An-Nubala’ 12/523).

Selain Adz-Dzahabi ada apa enggak? Capek nulisnya. Silahkan anda ketik di beberapa kitab Thabaqat/ Rijalul Hadis dengan kata kunci:

والدعاء عند قبره مستجاب

Library : KH. Ma’ruf Khozin
Penasehat GMNU Jatim

Note : Jaman nabi dan sahabat bersusah payah mengislamkan orang kafir yang gemar sirik , tapi jaman sekarang kenapa banyak orang yang mengkafirkan orang islam ?

Semoga bermanfaat ,

Wassallamu’allaikum…

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s