Maulid Nabi Bid’ah atau Tidak , Ini kata Ustadz Abdul Shomad

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

Masshar2000.com – Umat Islam di Indonesia, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (20/11/2018). Namun, terdapat dua pendapat mengenai hukum merayakan maulid nabi.

Satu sisi, terdapat kelompok yang menyebut Maulid Nabi Muhammad SAW bidah alias perbuatan atau cara yang tidak pernah dikatakan atau dicontohkan Rasulullah atau sahabatnya, kemudian dilakukan seolah-olah menjadi ajaran Islam.

Lanjutkan membaca “Maulid Nabi Bid’ah atau Tidak , Ini kata Ustadz Abdul Shomad”

Kronologi Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan , Pelaku Ingin Buat SKCK

M2000.Medan – publik Tanah Air kembali dihebohkan dengan sebuah ledakan di Mapolrestabes Medan yang diduga berasal dari bom bunuh diri.

Pihak kepolisian Medan membeberkan kronologi ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara. Peristiwa ledakan terjadi pukul 08.45 WIB dan menewaskan satu orang yang diduga pelaku.

Lanjutkan membaca “Kronologi Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan , Pelaku Ingin Buat SKCK”

Sejarah Maulid Nabi dari Zaman ke Zaman

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي‎, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata:

Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awal. Dia merayakannya secara besar-besaran. Dia adalah seorang yang berani, pahlawan, alim dan seorang yang adil – semoga Allah merahmatinya.

Dijelaskan oleh Sibth (cucu) Ibn Al-Jauzi bahwa dalam peringatan tersebut, Sultan Al-Muzhaffar mengundang seluruh rakyatnya dan seluruh ulama dari berbagai disiplin ilmu, baik ulama dalam bidang ilmu Fiqh, ulama Hadits, ulama dalam bidang ilmu kalam, ulama usul, para ahli tasawuf, dan lainnya. Sejak tiga hari, sebelum hari pelaksanaan Maulid Nabi, dia telah melakukan berbagai persiapan.

Ribuan kambing dan unta disembelih untuk hidangan para hadirin yang akan hadir dalam perayaan Maulid Nabi tersebut. Segenap para ulama saat itu membenarkan dan menyetujui apa yang dilakukan oleh Sultan Al-Muzhaffar tersebut. Mereka semua berpandangan dan menganggap baik perayaan Maulid Nabi yang digelar untuk pertama kalinya itu.

Ibn Khallikan dalam kitab Wafayat Al-A`yan menceritakan bahwa Al-Imam Al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Maroko menuju Syam dan seterusnya ke Irak. Ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijriah, dia mendapati Sultan Al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi. Oleh karena itu, Al-Hafzih Ibn Dihyah kemudian menulis sebuah buku tentang Maulid Nabi yang diberi judul “Al-Tanwir Fi Maulid Al-Basyir An-Nadzir”. Karya ini kemudian dia hadiahkan kepada Sultan Al-Muzhaffar.

Para ulama, semenjak zaman Sultan Al-Muzhaffar dan zaman selepasnya hingga sampai sekarang ini menganggap bahwa perayaan Maulid Nabi adalah sesuatu yang baik. Para ulama terkemuka dan Huffazh Al-Hadis telah menyatakan demikian.

Di antara mereka seperti Al-Hafizh Ibn Dihyah (abad 7 H), Al-Hafizh Al-Iraqi (w. 806 H), Al-Hafizh As-Suyuthi (w. 911 H), Al-Hafizh Al-Sakhawi (w. 902 H), SyeIkh Ibn Hajar Al-Haitami (w. 974 H), Al-Imam Al-Nawawi (w. 676 H), Al-Imam Al-Izz ibn Abd Al-Salam (w. 660 H), mantan mufti Mesir yaitu Syeikh Muhammad Bakhit Al-Muthi’i (w. 1354 H), mantan Mufti Beirut Lubnan yaitu Syeikh Mushthafa Naja (w. 1351 H), dan terdapat banyak lagi para ulama besar yang lainnya. Bahkan Al-Imam Al-Suyuthi menulis karya khusus tentang Maulid yang berjudul “Husn Al-Maqsid Fi Amal Al-Maulid”.

Karena itu perayaan Maulid Nabi, yang biasa dirayakan pada bulan Rabiul Awal menjadi tradisi umat Islam di seluruh dunia, dari masa ke masa dan dalam setiap generasi ke generasi.

Para ahli sejarah, seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn Al-Jauzi, Ibn Kathir, Al-Hafizh Al-Sakhawi, Al-Hafizh Al-Suyuthi dan lainnya telah sepakat menyatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan Al-Muzhaffar. Namun juga terdapat pihak lain yang mengatakan bahwa Sultan Salahuddin Al-Ayyubi adalah orang yang pertama kali mengadakan Maulid Nabi.

Sultan Salahuddin pada kala itu membuat perayaan Maulid dengan tujuan membangkitkan semangat umat islam yang telah padam untuk kembali berjihad dalam membela islam pada masa Perang Salib.

Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni rahimahullah mengatakan,

صَلَاحِ الدِّينِ الَّذِي فَتَحَ مِصْرَ ؛ فَأَزَالَ عَنْهَا دَعْوَةَ العبيديين مِنْ الْقَرَامِطَةِ الْبَاطِنِيَّةِ وَأَظْهَرَ فِيهَا شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ

Artinya:

“Sholahuddin-lah yang menaklukkan

Inilah Sosok Ayah Nadiem Makarim , Ternyata Bukan Orang Sembarangan , Hotman Paris Pernah Bekerja Padanya

M2000.Jakarta – Sudah lebih dari seminggu
presiden Jokowi mengumumkan daftar menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
Pengumuman tersebut dilangsungkan di Istana Kepresidenan.

Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan jajaran kabinet duduk bersama-sama di tangga Istana.
Kemudian, Jokowi mengenalkan nama anggota kabinet satu per satu.

Lanjutkan membaca “Inilah Sosok Ayah Nadiem Makarim , Ternyata Bukan Orang Sembarangan , Hotman Paris Pernah Bekerja Padanya”

Benarkah Palestina adalah Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia

M2000.Jakarta – Di berbagai catatan sejarah , negara Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia , bernarkah demikian ?

Seperti kita ketahui , negara kita merdeka disaat ada kekosongan pemerintahan dimana Jepang yang saat itu berkuasa menarik seluruh pasukannya pasca menyerag pada perang dunia ke 2 setelah Hirosima dan Nagasaki dibom oleh Amerika .

Lanjutkan membaca “Benarkah Palestina adalah Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia”