KESAKSIAN ORANG MATI SURI

KESAKSIAN ORANG MATI SURI

image

” Kisah nyata ini sungguh dapat di
jadikan pelajaran bagi Kita yang
masih hidup ”
” Cerita ini sungguh mmbuat kita
MERINDING”
kita akan menangis setelah membaca
kisah ini,
kita akan di bawa merenung ♥
“Kesaksian Orang Mati Suri”
Begitulah judul kisah nyata kali ini,
dia adalah : Ella Az-Zahra
Aslina adalah warga pekan baru
yang mati suri 24
Agustus 2006 lalu. Gadis berusia
sekitar 25 tahun itu
memberikan kesaksian saat
nyawanya dicabut dan apa
yang disaksikan ruhnya saat mati
suri.
Sebelum Aslina memberi kesaksian,
pamannya Rustam
Effendi memberikan penjelasan
pembuka. Aslina berasal
dari keluarga sederhana, ia telah
yatim. Sejak kecil
cobaan telah datang pada dirinya.
Pada umur tujuh
tahun tubuhnya terbakar api
sehingga harus menjalani
dua kali operasi. Menjelang usia
SMA ia termakan
racun. Tersebab itu ia menderita
selama tiga tahun.
Pada umur 20 tahun ia terkena
gondok (hipertiroid) .
Gondok tersebut menyebabkan
beberapa kerusakan pada jantung
dan matanya. Karena penyakit
gondok itu maka Jumat, 24
Agustus 2006 Aslina menjalani
check-up atas gondoknya
di Rumah Sakit di jakarta. Setelah
itu, Hasil pemeriksaan menyatakan
penyakitnya di ambang batas
sehingga belum bisa
dioperasi.. ”Kalau dioperasi maka
akan terjadi pendarahan,’ ‘
jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina
hanya diberi
obat. Namun kondisinya tetap
lemah. Malamnya Aslina
gelisah luar biasa, dan terpaksa
pamannya membawa Aslina
kembali ke jakarta sekitar pukul 12
malam itu. Ia
dimasukkan ke unit gawat darurat
(UGD), saat itu detak
jantungnya dan napasnya sesak. Lalu
ia dibawa ke luar
UGD masuk ke ruang perawatan.
”Aslina seperti orang
ombak (menjelang sakratulmaut).
Lalu saya ajarkan
kalimat thoyyibah dan syahadat.
Setelah itu dalam
pandangan saya Aslina
menghembuskan nafas terakhir, ”
ungkapnya. Usai Rustam memberi
pengantar, lalu Aslina
memberikan kesaksiaanya.
”Mati adalah pasti. Kita ini calon-
calon mayat, calon
penghuni kubur,” begitu ia
mengawali kesaksiaanya
setelah meminta seluruh hadirin
yang memenuhi Grand
Ball Room Hotel Mutiara Merdeka
Pekanbaru tersebut
membacakan shalawat untuk Nabi
Muhammad SAW. Tak lupa
ia juga menasehati jamaah untuk
memantapkan iman, amal
dan ketakwaan sebelum mati
datang. ”Saya telah
merasakan mati,” ujar anak yatim
itu. Hadirin terpaku mendengar
kesaksian itu. Sungguh, lanjutya,
terlalu sakit mati itu.
Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa
dicabut itu
seperti sakitnya kulit hewan ditarik
dari daging,
dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi.
”Terasa malaikat
mencabut (nyawa) dari kaki kanan
saya,”
tambahnya. Di saat itu ia sempat
diajarkan oleh
pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di
ujung napas, saya
berzikir,” ujarnya. ”Sungguh
sakitnya, Pak, Bu,”
ulangnya di hadapan lebih dari 300
alumni ESQ
Pekanbaru. Diungkapkan, ketika
ruhnya telah tercabut dari jasad,
ia menyaksikan di sekelilingnya ada
dokter, pamannya
dan ia juga melihat jasadnya yang
terbujur. Setelah
itu datang dua malaikat serba putih
mengucapkan
Assalammualaikum kepada ruh
Aslina. ”Malaikat itu
besar, kalau memanggil, jantung
rasanya mau copot,
gemetar,” ujar Aslina mencerita
pengalaman matinya.
Lalu malaikat itu bertanya: ‘’siapa
Tuhanmu, apa
agamamu, dimana kiblatmu dan
siapa nama orangtuamu.. “
Ruh Aslina menjawab semua
pertanyaan itu dengan
lancar. Lalu ia dibawa ke alam
barzah. ”Tak ada teman
kecuali amal,” tambah Aslina yang
Ahad malam itu
berpakaian serba hijau. Seperti
pengakuan pamannya, Aslina bukan
seorang pendakwah, tapi malam itu
ia tampil memberikan
kesaksian bagaikan seorang
muballighah. Di alam
barzah ia melihat seseorang
ditemani oleh sosok yang
mukanya berkudis,badan berbulu
dan mengeluarkan bau
busuk. Mungkin sosok itulah adalah
amal buruk dari
orang tersebut. Kemudian Aslina
melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah
mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin
untuk bertaubat dan
beramal sebelum ajal menjemput. Di
alam barzah, ia
melanjutkan kesaksiannya, ruh
Aslina dipimpin oleh
dua orang malaikat. Saat itu ia ingin
sekali berjumpa
dengan ayahnya. Lalu ia memanggil
malaikat itu dengan
”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya
bertemu dengan
ayah saya,” tanyanya. Lalu
muncullah satu sosok.
Ruh Aslina tak mengenal sosok yang
berusia antara
17-20 tahun itu. Sebab ayahnya
meninggal saat berusia
65 tahun. Ternyata memang benar,
sosok muda itu adalah
ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan
salam ke ayahnya dan
berkata: ”Wahai ayah, janji saya
telah sampai.”
Mendengar itu ayah saya saya
menangis. Lalu ayahnya
berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke
rumah, kasihan
adik-adikmu. ” ruh Aslina pun
menjawab. ”Saya tak
bisa pulang, karena janji telah
sampai”. Usai menceritakan dialog
itu, Aslina mengingatkan kembali
kepada hadirin bahwa alam barzah
dan akhirat itu benar-benar ada.
”Alam barzah, akhirat, surga dan
neraka itu betul ada. Akhirat adalah
kekal,” ujarnya
bak seorang pendakwah.
Setelah dialog antara ruh Aslina dan
ayahnya. Ayahnya
tersebut menunduk. Lalu dua
malaikat memimpinnya
kembali, ia bertemu dengan
perempuan yang beramal
shaleh yang mukanya bercahaya dan
wangi. Lalu ruh
Aslina dibawa kursi yang empuk dan
didudukkan di kursi
tersebut, disebelahnya terdapat
seorang perempuan yang
menutup aurat, wajahnya cantik.
Ruh Aslina bertanya
kepada perempuan itu. ”Siapa
kamu?” lalu perempuan
itu menjawab.”Akula h (amal)
kamu.”
Selanjutnya ia dibawa bersama dua
malaikat dan amalnya
berjalan menelurusi lorong waktu
melihat penderitaan
manusia yang disiksa. Di sana ia
melihat seorang
laki-laki yang memikul besi yang
sangat berat,
tangannya dirantai ke bahu,
pakaiannya koyak-koyak dan
baunya menjijikkan. Ruh Aslina
bertanya kepada
amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal
Aslina menjawab
orang tersebut ketika hidupnya suka
membunuh orang.
Lalu dilihatnya orang yang yang
kulit dan dagingnya
lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke
amalnya tentang
orang tersebut. Amalnya
mengatakan bahwa manusia
tersebut tidak pernah shalat.
Selanjutnya tampak pula
oleh ruh Aslina manusia yang
dihujamkan besi ke
tubuhnya. Ternyata orang itu adalah
manusia yang suka
berzina. Tampak juga orang saling
bunuh, manusia itu
ketika hidup suka bertengkar dan
mengancam orang lain.
Dilihatkan juga pada ruh Aslina,
orang yang ditusuk
dengan 80 tusukan, setiap tusukan
terdapat 80 mata
pisau yang tembus ke dadanya, lalu
berlumuran darah,
orang tersebut menjerit dan tidak
ada yang
menolongnya. Ruh Aslina bertanya
pada amalnya. Dan
dijawab orang tersebut adalah orang
juga suka
membunuh. Ada pula orang yang
dihempaskan ke tanah
lalu dibunuh. Orang tersebut adalah
anak yang durhaka
dan tidak mau memelihara orang
tuanya ketika di dunia.
Perjalanan menelusuri lorong waktu
terus berlanjut.
Sampailah ruh Aslina di malam yang
gelap, kelam dan
sangat pekat sehingga dua malaikat
dan amalnya yang
ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba
muncul suara orang
mengucap : Subhanallah,
Alhamdulillah dan Allahu Akbar.
Tiba-tiba ada yang mengalungkan
sesuatu di lehernya.
Kalungan itu ternyata tasbih yang
memiliki biji 99 butir.
Perjalanan berlanjut. Ia nampak
tepak tembaga yang
sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di
belakang tepak
itu terdapat gambar kakbah. Di
dalam tepak terdapat
batangan emas. Ruh Aslina bertanya
pada amalnya
tentang tepak itu. Amalnya
menjawab tepak tersebut
adalah husnul khatimah. (Husnul
khatimah secara
literlek berarti akhir yang baik.
Yakni keadaan dimana
manusia pada akhir hayatnya dalam
keadaan (berbuat)
baik,red). Selanjutnya ruh Aslina
mendengarkan adzan seperti adzan
di Mekkah. Ia pun mengatakan
kepada amalnya.”Saya
mau shalat.” Lalu dua malaikat yang
memimpinnya
melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya
pun bertayamum,
saya shalat seperti orang-orang di
dunia shalat,”
ungkap Aslina. Selanjutnya ia
kembali dipimpin untuk
melihat Masjid Nabawi. Lalu
diperlihatkan pula kepada
ruh Aslina, makam Nabi Muhammad
SAW. Dimakam tersebut
batangan-batang an emas di dalam
tepak ”husnul
khatimah” itu mengeluarkan cahaya
terang. Berikutnya
ia melihat cahaya seperti matahari
tapi agak kecil.
Cahaya itu pun bicara kepada ruh
Aslina. ”Tolong kau
sampaikan kepada umat, untuk
bersujud di hadapan
Allah.” Selanjutnya ruh Aslina
menyaksikan miliaran manusia
dari berbagai abad berkumpul di
satu lapangan yang
sangat luas. Ruh Aslina hanya
berjarak sekitar lima
meter dari kumpulan manusia itu.
Kumpulan manusia itu
berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak
tahan lagi di sini
Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga
memohon.”Tolong
kembalikan aku ke dunia, aku mau
beramal.”
Begitulah di antara cerita Aslina
terhadap apa yang
dilihat ruhnya saat ia mati suri.
Dalam kesaksiaannya dia mengajak untuk
bertaubat dan beramal
shaleh serta tidak melanggar aturan Allah.

image

Demikian kisah nyata tentang mati suri dari sumbernya..

Mudah2an bermanfaat.
Silahkan dishare ke teman2, saudara dan terlebih kepada orang2 yang anda sayangi.

Librari: kisah islami
Posted by : http://masshar2000@facebook.com

Iklan

Seperempat Orang Paling Kaya Amerika adalah Keturunan Yahudi.

Seperempat dari 400
orang paling tajir
di Amerika Serikat
adalah keturunan
Yahudi,
SIAPA
SAJA MEREKA ??

image

Presiden Kongres Yahudi
Sedunia (WJC) Ronald
Lauder pada Oktober 2011
membuat kehebohan
lantaran komentarnya. Ia
menyerukan kepada
sahabatnya, Perdana
Menteri Israel Benjamin
Netanyahu, untuk segera
memulai lagi perundingan
dengan Palestina.
Proses perdamaian memang
sudah sembilan tahun
terakhir buntu. Ganjalan
terakhir, Tel Aviv kesal
lantaran Presiden
Otoritas Palestina Mahmud
Rida Abbas meminta
pengakuan kedaulatan atas
negara Palestina.
Sebelumnya, kedua
pemimpin menolak bertemu
karena Abbas mensyaratkan
penghentian proyek
permukiman di Tepi Barat
sebagai syarat utama
berunding.
Kontan saja, pernyataan
Lauder menimbulkan pro
dan kontra, seperti
dilansir surat kabar
Yediot Ahronot. Bukan
sekadar perannya yang
begitu penting. Tapi
paling utama, ia adalah
orang sangat kaya.
Majalah Forbes
memperkirakan
kekayaannya US$ 2,7
miliar. Keluarganya
pemilik perusahaan
kosmetik raksasa the
Estee Lauder. Ia salah
satu kolektor benda-
benda seni terbesar
sejagat dan mempunyai
lusinan jaringan televisi
dan media di Amerika dan
dunia, termasuk
seperempat saham di
stasiun televisi Israel
Channel 10. Ia juga
penyumbang terbesar bagi
organisasi Yahudi,
lembaga, dan para pejabat
di Israel, termasuk
Netanyahu.
Sejatinya, bukan hanya
Lauder yang menyokong
Israel. Banyak orang-
orang kaya Yahudi di
Amerika menyumbang ke
ribuan organisasi di
negara Zionis itu,
termasuk rumah sakit dan
universitas. Hasil
penelitian Universitas
Hebrew menyebutkan dua
pertiga sumbangan buat
Israel berasal dari
konglomerat di Amerika.
Tiap imigran baru
menerima bantuan dari the
Jewish Agency, dananya
kebanyakan dari Amerika.
Orang-orang Yahudi
memperoleh tanah milik
orang Palestina dibeli
oleh Dana Nasional Yahudi
(JNF). Seorang pelajar di
yeshiva (sekolah seminari
Yahudi) saban bulan
mendapat US$ 295 dari
pemerintah Israel dan US$
885 sumbangan taipan
Yahudi di Amerika.
The Jewish Encyclopedia
mencatat terdapat sekitar
5,6 juta Yahudi di
Amerika (tidak termasuk
setengah juta warga
Israel) atau sekitar 1,8
persen dari penduduk
negara Abang Sam itu.
Sebagian besar tinggal di
kota-kota kaya: Miami,
Los Angeles,
Philadelphia, Boston,
dan kebanyakan di New
York.
Studi oleh the Pew Forum
Institute pada 2008
menyimpulkan Yahudi
merupakan kelompok agama
dan etnis terkaya di
Amerika. Sebanyak 46
persen orang Yahudi
memperoleh pendapatan
lebih dari US$ 100 ribu
per tahun, ketimbang 19
persen dari seluruh warga
Amerika. Hasil jajak
pendapat Gallup tahun ini
menemukan 70 persen
Yahudi hidup nyaman
dibanding 60 persen
penduduk Amerika atau
kelompok agama lainnya.
Lebih dari 100 dari 400
miliarder Amerika dalam
daftar orang paling tajir
versi Forbes adalah orang
Yahudi. Enam dari 20
perusahaan terbesar di
negara itu juga kepunyaan
Yahudi.
Pendiri Google, Sergey
Brin, berayahkan Yahudi,
Pendiri Facebook, Mark
Zuckerberg bersama
wakilnya juga Yahudi.
Begitu pula David Fischer
(putra Gubernur Bank
Sentral Israel Stanley
Fischer), Ben Shalom
Bernanke (Gubernur the
Federal Reserve),
pendahulunya, Alan
Greenspan, dan sang
pendiri, Paul Warburg.
Orang-orang kaya Yahudi
ada di semua sektor
kehidupan: Wall Street,
Lembah Silikon, Kongres
dan pemerintahan Amerika,
Hollywood, serta
jaringan televisi dan
media.
Cerita keberhasilan orang
Yahudi di Amerika jauh
lebih fenomenal ketimbang
betapa cepatnya mereka
menjadi kaya. Ketika
Amerika mendeklarasikan
kemerdekaan pada 4 Juli
1776, hanya terdapat
beberapa ribu orang
Yahudi di sana, sebagian
besar Marrano dan orang-
orang kabur dari Spanyol.
Pada pertengahan abad
ke-19, sekitar 200 ribu
warga Yahudi berimigrasi
ke Amerika, kebanyakan
dari Jerman dan Eropa
Tengah. Mereka menyebar
ke segala penjuru dan
membangun bisnis, mulai
dari toko kecil, pabrik,
hingga lembaga keuangan
raksasa seperti Lehman
Brothers dan Goldman
Sachs.
Gelombang besar imigran
Yahudi ke Amerika terjadi
pada 1882, ketika
Kekiasaran Rusia hampir
runtuh. Di sanalah tempat
tinggal setengah dari
total orang Yahudi
sedunia. Dalam 42 tahun,
sekitar dua juta warga
Yahudi dari Ukraina,
wilayah barat Rusia,
Polandia, Lithuania,
Belarus, dan Rumania,
bermukim di Amerika.
Alhasil, Amerika menjadi
pusat konsentrasi Yahudi
terbesar sejagat. Namun
mereka mulai meninggalkan
Amerika pada 1924, ketika
negara itu menerapkan
beleid menyetop
kedatangan imigran.
Imigran Yahudi di Amerika
datang berjubel-jubel
dalam kapal dan
kebanyakan miskin.
Menurut Dr Robert
Rockaway, 80 persen dari
Yahudi Amerika bekerja di
sektor manual sebelum
Perang Dunia Pertama,
kebanyakan di pabrik
tekstil. Sebagian besar
tinggal di permukiman
kumuh di New York, yakni
Brooklyn dan the Lower
East Side. Saat itu,
banyak lapangan kerja
menolak menerima orang
Yahudi karena kampanye
anti-Semit yang
dipelopori pengusaha
Henry Ford. Alhasil,
jangan heran jika banyak
orang Yahudi menjadi
mafia, seperti Meyer
Lansky, Abner “Longie”
Zwillman, dan Louis
“Lepke” Buchalter.
Banyak imigran Yahudi
berpaham sosialis aktif
di serikat kerja dan
terlibat unjuk rasa.
Mereka juga mendirikan
pelbagai serikat dagang.
Mereka akhirnya
berkembang lebih cepat
ketimbang imigran
lainnya. Menurut Dr
Rockaway, pada 1930-an
sekitar seperlima lelaki
Yahudi memiliki profesi
bebas, jumlahnya duka
kali ketimbang seluruh
penduduk Amerika.
Apalagi setelah kampanye
anti-Semit melemah
selepas Perang Dunia
Kedua dan akhirnya hilang
setelah munculnya Undang-
undang Hak Sipil pada
1964. Perusahaan-
perusahaan mulai menerima
karyawan keturunan
Yahudi.
Pada 1957, 75 persen
orang Yahudi bekerja
kantoran (ketimbang 35
persen dari seluruh orang
kulit putih). Pada 1970,
87 persen pria Yahudi
bekerja di bagian
administrasi dari pada 42
persen dari total warga
kulit putih), dan
pendapatan pekerja Yahudi
72 persen lebih besar
ketimbang rata-rata
keseluruhan.
Inilah alasan kenapa
imigran Yahudi lebih
sukses ketimbang etnis
lain hidup di Amerika.
Mereka begitu memuja
pendidikan. Menurut
Hillel (organisasi
mahasiswa Yahudi
Amerika), 9-33 persen
pelajar di kampus-kampus
ternama di Amerika adalah
keturunan Yahudi.
“Tradisi Yahudi selalu
mengutamakan pendidikan
dan orang-orang Yahudi
berupaya keras bersekolah
dari awal mereka tiba di
Amerika,” kata Danny
Halperin, mantan atase
ekonomi Israel di
Washington. Ia
menambahkan orang-orang
Yahudi juga berjiwa
bisnis dan penuh
inisiatif.
Karena itu, wajar saja
ekonomi kaum Yahudi di
Amerika begitu bertaji.

Mmm..jadi udah pada tahu kan,kalo amerika selalu disetir orang2 yahudi…gimana enggak seperlima sampai seperempat orang2 kaya amerika adl orang2 yahudi..yang jelas2 menopang perekonomian amerika.

Dan seperti yg sudah kita tahu kalo pendiri sekaligus pemilik Facebook Mark Zuckerberg adl keturunan yahudi..mangkanya di dimenu Facebook ada istilah dinding / wall..byk yg mengartikan ini adl dinding ratapan di sebelah masjidil aqsa..yaitu tempat suci orang yahudi beribadah dgn berdoa,dan mencium dinding ratapan…

image

Jadi hemat saya..kalau kebetulan kamu suka berfacebook ria..mulai sekarang jgn nyetatus yg lebay..apalagi mengeluh atau meratapi nasib…emang kamu orang yahudi yg lg berdoa di dinding ratapan.
Dan saat ini tokoh yg paling terkenal anti yahudi dan Amerika adl presiden Iran, Ahmad dinejad..
Dan kata-kata yg paling saya suka dari beliau adalah ” Israel adalah kanker yg harus dihapus dari peta dunia “.

Library:merdeka.com

Posted by: http://masshar2000@facebook.com

Akhir Zaman – Turunnya nabi ISA AS.

Kapan Turunnya Nabi ISA AS?
tentang kemunculan Al-Mahdi
dan keluarnya Dajjal selalu
beriringan dengan pembahasan
turunnya Nabi Isa as.
Kedatangan Isa yang akan
memberikan dukungan terhadap
Al Mahdi danThaifah Manshurah
yang bersamanya, lalu
memerangi Dajjal dan
membunuhnya merupakan bagian
dari keimanan seorang muslim
terhadap tanda-tanda kiamat
kubra. Turunnya Nabi Isa di
akhir zaman adalah masalah
akidah yang telah tetap
berdasar Al-Qur’an dan As-
Sunnah Ash-Shahihah yang
mencapai derajat mutawatir.
Dalil-dalil dari Al-Qur’an
Pertama, firman Allah Ta’ala:
Dan sesungguhnya Isa itu
benar-benar memberikan
pengetahuan tentang hari
kiamat. Karena itu janganlah
kamu ragu-ragu tentang kiamat
itu dan ikutilah Aku. Inilah
jalan yang lurus.” (QS. Az
Zukhruf [43]: 57-61).
Konteks ayat-ayat ini
bercerita tentang kisah Nabi
Isa. Pada akhir rangkaian
ayat-ayat tersebut, Allah
berfirman ????????? ???????? ???????????
Dan sesungguhnya Isa itu
benar-benar memberikan
pengetahuan tentang hari
kiamat. Maknanya adalah,
turunnya Nabi Isa sebelum
terjadinya kiamat kelak
merupakan pertanda bahwa
terjadinya kiamat sudah sangat
dekat. Makna ini dikuatkan
oleh qira’ah Ibnu Abbas,
Mujahid dan sejumlah ulama
tafsir lainnya yang membaca
ayat ini dengan memfathahkan
huruf ‘ain dan lampada lafal
la-‘ilmun sehingga
menjadi ????????? ???????? ???????????,
yang maknanya adalah ‘Dan
sesungguhnya Isa itu benar-
benar merupakan salah satu
tanda (dekatnya) hari
kiamat’. (Tafsir Ath-Thabari
dan Tafsir Al-Qurthubi).
Kedua, firman Allah Ta’ala:
“Tetapi (yang sebenarnya),
Allah telah mengangkat Isa
kepada-Nya. Dan adalah Allah
Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana.” “Tidak ada seorang
pun dari ahli kitab kecuali
akan beriman kepadanya (Isa)
sebelum kematiannya. Dan pada
hari kiamat nanti Isa akan
menjadi saksi terhadap
mereka.” (QS. An-Nisa’ [4]:
157-159).
Ayat-ayat dalam surat An-
Nisa’ di atas menjelaskan
bahwa orang-orang Yahudi tidak
mampu membunuh Nabi Isa, tidak
pula mampu menyalibnya, karena
Nabi Isa telah diangkat oleh
Allah Ta’ala ke langit lengkap
dengan jasad dan ruhnya. Nabi
Isa tidak dibunuh dan tidak
disalib, tetapi ada orang yang
diserupakan dengan Isa di mata
mereka, dan orang itulah yang
mereka salib sebagaimana
firman Allah Ta’ala: Tetapi
(yang sebenarnya), Allah telah
mengangkat Isa kepada-Nya.
Makna lafazh di dalam firman
Allah ???? ???????? ??????? ????????
mengandung arti bahwa Allah
telah mengangkat Isa lengkap
dengan jasad dan ruhnya,
sehingga dengan demikian
tercapai bantahan terhadap
pengakuan orang-orang Yahudi
bahwa mereka telah membunuh
dan menyalibnya, karena
pembunuhan dan penyaliban itu
hanya terjadi pada jasad saja.
Dalam hal ini, pengangkatan
ruhnya saja tidak cukup untuk
membantah pengakuan mereka
itu. Karena yang disebut oleh
Isa itu mencakup badan dan ruh,
sehingga tidak cukup dengan
hanya menyebut salah satu dari
kedua unsur itu, kecuali ada
bukti yang membenarkan,
sedangkan di sini tidak ada
bukti seperti itu. Lagi pula,
pengangkatan ruh dan jasadnya
secara keseluruhan itu sesuai
dengan keperkasaan Allah Yang
Maha Sempurna, dan sesuai
dengan hikmah, kemuliaan dan
pertolongan yang diberikan
Allah kepada Rasul-Nya yang
dikehendaki-Nya.
Dalil-Dalil dari As-Sunnah
Terdapat banyak hadits shahih
yang menjelaskan bahwa Nabi
Isa belum wafat. Isa diangkat
oleh Allah ke langit —
sebagaimana dijelaskan oleh
ayat-ayat di atas— dan kelak
di akhir zaman akan turun
kembali ke dunia untuk
memerangi Dajjal, menegakkan
keadilan Islam, dan akhirnya
wafat dan dikebumikan di bumi
layaknya manusia yang lain. Di
antara hadits-hadits tersebut
adalah,
1. Rasulullah bersabda: “Tidak
akan terjadi kiamat sehingga
turun kepada kalian Ibnu
Maryam sebagai hakim yang
adil, ia mematahkan salib,
membunuh babi, menghentikan
jizyah dan melimpahkan harta
sehingga tidak ada seorang pun
yang mau menerima pemberian
harta.” (HR. Bukhari: no.
2296).
2. Rasulullah bersabda:
“Bagaimana keadaan kalian
apabila Ibnu Maryam turun di
antara kalian sedangkan yang
menjadi imam (pemimpin) kalian
berasal dari kalangan kalian
sendiri?” (HR. Bukhari: Kitabu
ahaditsil anbiya’ no. 3193 dan
Muslim: Kitabul iman no. 222,
223, 224).
3. Dari Jabir bin Abdullah ia
berkata: Saya mendengar Nabi
bersabda: “Akan senantiasa ada
di antara umatku satu kelompok
yang berperang di atas
kebenaran, mereka senantiasa
menang hingga hari kiamat.”
Beliau bersabda: “Lantas Isa
ibnu Maryam turun, maka
pemimpin kelompok tersebut
berkata, ‘Kemarilah,
shalatlah sebagai imam kami!’
Maka Isa menjawab, “Tidak,
sebagian kalian memimpin
sebagian yang lain sebagai
penghormatan Allah terhadap
umat ini.” (HR. Muslim:
Kitabul iman no. 225).
Bagaimana dan kapan Nabi Isa
turun ke Bumi ?
Setelah Dajjal muncul dan
melakukan perusakan dan
penghancuran di muka bumi,
Allah mengutus Isa
‘alaihissalam untuk turun ke
bumi turun di menara putih di
timur Damsyiq, Siria. Beliau
mengenakan dua buah pakaian
yang dicelup dengan waras dan
za’faran; beliau taruh kedua
telapak tangan beliau di sayap
dua orang Malaikat. Bila
beliau menundukkan kepala,
meneteslah / menurunlah
rambutnya, dan bila diangkat
kelihatan landai seperti
mutiara. Dan tidak ada orang
kafir yang mencium nafasnya
kecuali akan mati, dan
nafasnya itu sejauh pandangan
matanya.
Beliau akan turun pada
kelompok yang diberi
pertolongan oleh Allah yang
berperang untuk menegakkan
kebenaran dan bersatu-padu
menghadapi Dajjal. Nabi Isa
as. turun pada waktu sedang
diiqamati shalat, lantas
beliau shalat di belakang
pemimpin kelompok itu.
Rasulullah shallallahu alaihi
wa sallam bersabda:
“Ketika Allah telah mengutus
al-Masih Ibnu Maryam, maka
turunlah ia di menara putih di
sebelah timur Damsyiq dengan
mengenakan dua buah pakaian
yang dicelup dengan waras dan
za’faran, dan kedua telapak
tangannya diletakkannya di
sayap dua Malaikat; bila ia
menundukkan kepala maka
menurunlah rambutnya, dan jika
diangkatnya kelihatan landai
seperti mutiara. Maka tidak
ada orang kafirpun yang
mencium nafasnya kecualipasti
meninggal dunia, padahal
nafasnya itu sejauh mata
memandang. Lain Isa mencari
Dajjal hingga menjumpainya
dipintu Lud, lantas dibunuhnya
Dajjal. Kemudian Isa datang
kepada suatu kaum yang telah
dilindungi oleh Allah dari
Dajjal, lalu Isa mengusap
wajah mereka dan memberi tahu
mereka tentang derajat mereka
di surga.” ((Shahih Muslim,
Kitab al-Fitan wa Asyrathis Sa
‘ah, Bab DzikrAd-Dajjal 18:
67-68).
Ibnu Katsir berkata, “Inilah
yang termasyhur mengenai
tempat turunnya Isa, yaitu di
menara putih bagian timur
Damsyiq. Dan dalam beberapa
kitab saya baca beliau turun di
menara putih sebelah timur
masjid Jami’ Damsyiq, dan ini
rupanya pendapat yang lebih
terpelihara. Karena di Damsyiq
tidak dikenal ada menara di
bagian timur selain di sebelah
Masjid Jami’ Umawi di Damsyiq
sebelah timur. Inilah pendapat
yang lebih sesuai karena
beliau turun ketika sedang
dibacakan iqamat untuk shalat,
lalu imam kaum Muslimin
berkata kepada beliau, “Wahai
Ruh Allah, majulah untuk
mengimami shalat.” Kemudian
beliau menjawab, “Anda saja
yang maju menjadi imam, karena
iqamat tadi dibacakan untuk
Anda.” Dan dalam satu riwayat
dikatakan bahwa Isa berkata,
“Sebagian Anda merupakan amir
(pemimpin) bagi sebagian yang
lain, sebagai penghormatan
dari Allah untuk umat
ini.” (Shahih Muslim).
Tersebarnya Keamanan dan
Barakah pada Zaman Isa
‘Alaihis-salam
Betapa menyenangkan seandainya
kita termasuk yang mendapatkan
karunia untuk tinggal semasa
dengan nabi Isa as. Karena di
masa beliau kehidupan manusia
benar benar aman dan damai,
bahkan kedamaian itu bukan
hanya milik manusia, tetapi
juga merata hingga kepada
binatang. Zaman Isa
‘alaihissalam (setelah turun
kembali ke bumi) ini merupakan
zaman yang penuh keamanan,
kesejahteraan, dan kemakmuran
serta kelapangan. Allah
menurunkan hujan yang lebat,
bumi menumbuhkan tumbuh-
tumbuhan dan buah-buahan serta
banyak barakahnya, harta
melimpah ruah; dendam, dengki,
dan kebencian hilang sirna.
Dalam hadits Nawwas bin Sam’an
yang panjang yang membicarakan
tentang Dajjal, turunnya Isa,
keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
pada zaman Isa ‘alaihissalam,
dan do’a Isa agar mereka
dihancurkan, Rasulullah saw
bersabda:
“… Kemudian Allah menurunkan
hujan, dan tak ada rumah tanah
liat maupun bulu yang dapat
menahan airnya, lantas mencuci
bumi hingga bersih seperti
cermin kaca. Kemudian
diperintahkan kepada kami:
‘Tumbuhkanlah buah-buahanmu
dan kembalikanlah barakahmu.’
Maka pada hari itu sejumlah
orang dapat memakan buah
delima dan bernaung di
bawahnya. Dan susupun diberi
barakah, sehingga susu seekor
unta bunting yang sudah dekat
melahirkan dapat mencukupi
banyak orang, susu seekor sapi
mencukupi untuk orang satu
kabilah, dan susu seekor
kambing mencukupi untuk satu
keluarga….” (Shahih Muslim,
Kitabul Fitan, Bab Dzikrid
Dajjal 18: 63-70)
Rasulullah saw bersabda :
“Demi Allah, sesungguhnya Isa
putra Maryam akan turun ke bumi
sebagai hakim yang adil..dsb.

Posted by:http://masshar2000@facebook.com

hijab dan jilbab…(fashionable ) kian membumi..

INILAH BUKTI BAHWA HIJAB
INDONESIA SUDAH MENDUNIA

– Fashion blogger
khusus busana muslim memikat
para pelanggan dari Berbagai
negara. Keajaiban lain dari jagat
maya.
Hijab Indonesia
Suatu malam Suci Utami
terkaget-kaget mendapat e-
mail dari seorang perempuan
warga Nigeria. Surat elektronik
itu berisi pesanan sejumlah hijab
(jilbab) merek Such! bikinannya.
“Saya sampai merinding disko.
Enggak nyangka ada orderan
hijab dari Afrika,” kata Suci,
25 tahun, seorang fashion
blogger khusus busana muslim.
Perempuan Nigeria itu tertarik
memesan setelah melihat video
hijab tutorial di YouTube. Video
itu memperlihatkan aksi Suci
mengkreasikan hijab model layer.
Di pengujung video, Suci
mencantumkan alamat blognya,
lastminutegirl.blogspot.com.
Lewat bloglah keduanya
kemudian berkomunikasi.
Lebih dari seribu hijab dan inner
ninja (dalaman hijab) dijual Suci
saban bulan. Bukan hanya ke
Nigeria, produk berlabel Such!
juga sudah merambah pelbagai
negara lain. Sejak diluncurkan
pada 2011, Such! pernah
dipesan warga Prancis,
Australia, Afganistan,
Singapura, Malaysia, Belgia, dan
Rusia.
Suci menilai larisnya produk
Such! sebagai bukti betapa
dahsyatnya kemampuan blog
menyedot massa. “Ini the power
of online,” ujar lulusan
Komunikasi Pemasaran London
School tersebut. Ia sendiri tak
mengira blognya bakal
digandrungi banyak hijaber–
sebutan untuk mereka yang
mengenakan jilbab–dari
pelbagai negara.
Hobi Suci mejeng di blog
terinspirasi langkah fashion
blogger muslim Hana Tajima. Dia
juga terilhami sejumlah narablog
mode lainnya, seperti Diana
Rikasari dan Dian Pelangi.
Melihat Hana, Diana, dan Dian
kerap memasang foto fashion
mereka di blog, Suci pun
ketularan.
Awalnya, Suci sekadar
mengunggah foto-foto
centilnya saat memadu-
padankan baju dan hijab.
Layaknya fashion blogger, ia
juga membubuhkan sejumlah
keterangan terkait dengan
fashion item yang dikenakan,
seperti merek dan tempat ia
membelinya.
Gaya berhijab yang kasual dan
penuh warna menjadi pilihan
Suci. Saat ditemui Tempo di Mal
Pondok Indah, Jakarta, Rabu
lalu, Suci mengenakan cardigan
oranye neon, hijab cerruti,dan
maxi dress bikinan Such! warna
cokelat, serta tas dan sepatu
teplek warna camel.
Kekhasan gaya berpakaian Suci
yang tak pernah meninggalkan
warna ngejreng disukai pembaca
blognya. Suci, yang mengunggah
artikel di blog sepekan dua kali,
mengaku kebanjiran e-mail dari
pembaca sejak rajin memasang
foto di blog pada 2010.

image

Mereka umumnya menanyakan
tip padu-padan baju yang unik
sepertinya.
Banyaknya respons positif
terhadap blog fashion-nya
membuat Suci tergelitik
membuat clothing line. Pada
2011, ia pun meluncurkan label
Such! by Suci Utami, yang
menjual produk inner ninja,
terusan, dan hijab. Label
tersebut dikelola Suci bersama
sang suami, Budy Kurnia
Djuanda.
Dipasarkannya Such! secara
online sedikit mengubah cara
Suci ngeblog. Sementara
awalnya sekadar iseng, Suci
kemudian mulai membuat foto-
foto yang lebih terkonsep. Ia
juga mulai membuat video hijab
tutorial yang diunggah di
YouTube. Walhasil, pesanan
demi pesanan produk pun makin
banyak ia dapatkan, seiring
dengan jumlah pengunjung
blognya yang menderas.
Menurut Suci, kesuksesannya
berbisnis fashion via blog juga
berkat kawan-kawan se-
gengnya di Hijabers Community.
Anggota komunitas hijaber
tersebut, seperti Dian Pelangi,
Ina Rovi, Ria Miranda, Nalia
Rifika, Fitri Aulia, dan Siti
Juwariyah, disebut saling
sokong dalam bisnis fashion.
“Kami awalnya saling follow
blog, karena saat itu memang
belum banyak referensi berhijab.
Baru setelah itu kami kopi
darat, dan sukses bareng
dengan clothing line masing-
masing,” ujarnya. “Kalau saya
bilang, kami ini menginspirasi
satu sama lain.”

image

Saling bantu dalam bisnis hijab
fashion dibenarkan Siti, pemilik
blog sitisstreet.blogspot.com.
Siti mencontohkan, saat
meluncurkan produk anyar lewat
label Kaffah, ia biasanya
mengenakan fashion item bikinan
anggota Hijabers Community
lainnya. “Kami itu sama-sama
jualan hijab, tapi enggak saingan.
Malah selama ini saling promosiin
produk anggota lain,” katanya.
Bukan hanya itu, ia dan Suci
juga sudah berduet membuat
DVD panduan memakai hijab,
yang diluncurkan pertengahan
tahun lalu. Seribu keping DVD
ludes dalam waktu empat bulan.
Terilhami kesuksesan itu, Siti
dan Suci berniat membuat DVD
hijab tutorial jilid dua.
Rencananya, dalam DVD
tersebut keduanya akan
mengajarkan sepuluh gaya
berhijab.

image

Menurut Siti, ia memutuskan
berduet dengan Suci dalam
proyek DVD karena gaya
berhijab keduanya berbeda. Suci
tergolong berani bermain
tabrak warna, sedangkan Siti
lebih suka cari aman. Warna-
warna pastel dan gelap kerap
jadi pilihannya dalam bergaya
“simple-casual but chic”.
“Aku kurang suka gaya yang
heboh. Suka pusing sendiri lihat
ibu-ibu yang berlebihan kalau
pakai hijab,” kata pencinta
kalung ini, yang produk hijabnya
sudah tersebar di Singapura,
Malaysia, dan enam kota di
Indonesia.
Proyek berbasis pertemanan
sebagai sesama hijab fashion
blogger lainnya adalah novel
Hijabist: Confessions of Hijab
Fashion Bloggers. Novel itu
ditulis Suci, Siti, dan Restu
Anggraini. Tahun ini, kata Siti, ia
dan kedua kawannya bakal
menulis sekuel novel yang
berkisah tentang perjalanan
bisnis fashion mereka.
Lewat buku, Siti, Suci, dan
Restu berharap bisa berbagi
kisah positif yang memberi
inspirasi. Hal itu diiyakan
anggota Hijabers Community
lainnya, Fitri Aulia. Pemilik label
Kivitz itu mengaku serius
menjadi fashion blogger sejak
2010, karena ingin memberi
contoh berhijab yang sesuai
dengan akidah.
Fitri menilai selama ini masih
banyak muslimah yang cara
berjilbabnya tidak syar’i. “Saya
ingin menunjukkan, begini lho
berhijab yang modis tapi tidak
keluar jalur akidah,” kata
penggemar Hana Tajima yang
mulai berjilbab sejak 2008 ini.
Lewat blog kivitz.blogspot.com,
perempuan 24 tahun ini
menuangkan ide berhijab yang ia
pandang ideal. Kivitz sendiri
selama ini konsisten
mengeluarkan produk terusan,
rok, blazer, dan jilbab. Celana
tidak pernah diproduksi Kivitz
lantaran dianggap Fitri tak
sesuai dengan gayanya.
Menurut Fitri, sampai saat ini ia
tak bosan terus berkomunikasi
dengan pembaca blognya, baik
lewat fitur “comment” maupun
e-mail. Dengan begitu, bukan
hanya dagangannya yang laris,
niatnya berdakwah pun
tersampaikan.

image

* beda antara hijab dan jilbab

hijab artinya penutup atau penghalang..
jilbab artinya penutup kepala, dada,dan bagian belakang tubuh.

jadi jilbab pasti hijab, sedang hijab blm pasti jilbab, krn beda konteksnya.
sedangkan didalam islam, sebenarnya tdk mengenal istilah hijab dlm cara wanita berpakaian, krn yg di sebutkan hanya jilbab dan kerudung..yaitu yg menutup aurat dari kepala, dada, tangan,tubuh dan bagian kaki..hanya menyisakan bagian telapak tangan dan muka ( seperti waktu sholat ).
perhatikan gambar:

image

jadi hijab adl fashionable saja,
tp bagaimanapun itu jg lebih baik daripada tdk menutup aurat sama sekali…istilahnya adalah latihan dulu..ibarat anak kecil yg berpuasa,tentu akan latihan puasa setengah hari (aslinya kan tdk ada puasa setengah hari).
intinya kalau memakai hijab,jangan memakai pakaian yg ketat yg menonjolkan anggota tubuh, terlebih bisa mengundang nafsu kaum adam.
so…jangan malu untuk belajar..mulailah dari yg mudah dulu, berhijab ( sekarang udah jd trend lho )..dan kamu pasti akan tampil beda..lebih cantik dan anggun…
ayo jadilah inspirasi bagi teman-teman kamu….Hijab is Fashionable…( kian membumi sis.. ).

library : islamedia, viva forum
posted by : http://masshar2000@facebook.com

Syeh Siti Jenar – Manunggaling Kawula Gusti

Syekh Siti Jenar

(juga dikenal dalam banyak nama lain, antara lain Sitibrit,
Lemahbang, dan Lemah Abang) adalah seorang tokoh yang dianggap sebagai sufi dan salah seorang penyebar agama Islam
di Pulau Jawa .
Tidak ada yang mengetahui secara
pasti asal-usulnya. Di masyarakat, terdapat banyak variasi cerita
mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar.
Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya yang terkenal, yaitu
Manunggaling Kawula Gusti. Akan tetapi, sebagian yang lain menganggap bahwa Syekh Siti Jenar adalah seorang intelektual yang telah memperoleh esensi Islam itu sendiri. Ajaran-ajarannya tertuang dalam karya sastra
buatannya yang disebut pupuh. Ajaran yang sangat mulia dari Syekh Siti Jenar adalah budi pekerti.
Syekh Siti Jenar mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang dinilai bertentangan dengan ajaran Walisongo .
Pertentangan praktik sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariah yang dilakukan oleh Walisongo.

Konsep dan ajaran Ajaran Syekh Siti Jenar yang paling kontroversial terkait dengan konsepnya tentang hidup dan mati , Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut.

Syekh Siti Jenar memandang bahwa
kehidupan manusia di dunia ini disebut sebagai kematian.
Sebaliknya, apa yang disebut umum sebagai kematian, justru
disebut sebagai awal dari kehidupan yang hakiki dan abadi
olehnya.
Sebagai konsekuensinya, kehidupan manusia di dunia ini tidak dapat dikenai hukum yang
bersifat keduniawian, misalnya hukum negara, tetapi tidak
termasuk hukum syariat peribadatan sebagaimana yang
ditentukan oleh syariah. Menurut
ulama pada masa itu yang memahami inti ajaran Syekh Siti
Jenar, manusia di  dunia ini tidak harus memenuhi rukun Islam
yang lima, yaitu syahadat , Sholat ,
puasa , zakat , dan haji .

Baginya, syariah baru akan
berlaku setelah manusia menjalani
kehidupan pasca kematian. Syekh Siti Jenar juga berpendapat bahwa Allah itu ada dalam dirinya, yaitu di
dalam budi. Pemahaman
inilah yang
Syekh Siti Jenar

 

(juga dikenal dalam banyak nama lain, antara lain Sitibrit,

Lemahbang, dan Lemah Abang) adalah seorang tokoh yang dianggap sebagai sufi dan salah seorang penyebar agama Islam

di Pulau Jawa .

Tidak ada yang mengetahui secara

pasti asal-usulnya. Di masyarakat, terdapat banyak variasi cerita

mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar.

Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya yang terkenal, yaitu

Manunggaling Kawula Gusti. Akan tetapi, sebagian yang lain menganggap bahwa Syekh Siti Jenar adalah seorang intelektual yang telah memperoleh esensi Islam itu sendiri. Ajaran-ajarannya tertuang dalam karya sastra

buatannya yang disebut pupuh. Ajaran yang sangat mulia dari Syekh Siti Jenar adalah budi pekerti.

 

 

Syekh Siti Jenar mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang dinilai bertentangan dengan ajaran Walisongo .

Pertentangan praktik sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariah yang dilakukan oleh Walisongo.

 

Konsep dan ajaran Ajaran Syekh Siti Jenar yang paling kontroversial terkait dengan konsepnya tentang hidup dan mati , Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut.

 

Syekh Siti Jenar memandang bahwa

kehidupan manusia di dunia ini disebut sebagai kematian.

Sebaliknya, apa yang disebut umum sebagai kematian, justru

disebut sebagai awal dari kehidupan yang hakiki dan abadi

olehnya.

Sebagai konsekuensinya, kehidupan manusia di dunia ini tidak dapat dikenai hukum yang

bersifat keduniawian, misalnya hukum negara, tetapi tidak

termasuk hukum syariat peribadatan sebagaimana yang

ditentukan oleh syariah. Menurut

ulama pada masa itu yang memahami inti ajaran Syekh Siti

Jenar, manusia di  dunia ini tidak harus memenuhi rukun Islam

yang lima, yaitu syahadat , Sholat ,

puasa , zakat , dan haji .

 

Baginya, syariah baru akan

berlaku setelah manusia menjalani

kehidupan pasca kematian. Syekh Siti Jenar juga berpendapat bahwa Allah itu ada dalam dirinya, yaitu di

dalam budi. Pemahaman

inilah yang

dipropagandakan oleh

para ulama pada masa

itu, mirip dengan

konsep Al-Hallaj

(tokoh sufi Islam

yang dihukum mati

pada awal sejarah

perkembangan Islam,

kira-kira pada abad

ke-9 Masehi) tentang

hulul yang berkaitan

dengan kesamaan sifat

Tuhan dan manusia.

Dimana seharusnya

pemahaman ketauhidan

melewati empat tahap,

yaitu:

Syariat, dengan

menjalankan hukum-

hukum agama seperti

salat, zakat, dan

lain-lain,

Tarekat, dengan

melakukan amalan-

amalan seperti wirid,

zikir dalam waktu dan

hitungan tertentu,

Hakekat, di mana

hakikat dari manusia

dan kesejatian hidup

akan ditemukan, dan

Makrifat,

kecintaan kepada

Allah dengan makna

seluas-luasnya.

Bukan berarti bahwa

setelah memasuki

tahapan-tahapan

tersebut, maka

tahapan di bawahnya

ditiadakan.

Pemahaman inilah yang

kurang bisa

dimengerti oleh para

ulama pada masa itu

tentang ilmu tasawuf

yang disampaikan oleh

Syekh Siti Jenar.

Ilmu yang baru bisa

dipahami ratusan

tahun setelah

wafatnya Syekh Siti

Jenar. Para ulama

mengkhawatirkan

adanya

kesalahpahaman dalam

menerima ajaran yang

disampaikan oleh

Syekh Siti Jenar

kepada masyarakat

awam di mana pada

masa itu, ajaran

Islam yang harus

disampaikan

seharusnya masih pada

tingkatan syariat,

sedangkan ajaran

Syekh Siti Jenar

telah jauh memasuki

tahap hakekat, bahkan

makrifat kepada

Allah. Oleh karena

itu, ajaran yang

disampaikan oleh

Syekh Siti Jenar

hanya dapat dibendung

dengan label sesat.

Dalam pupuhnya, Syekh

Siti Jenar merasa

malu apabila harus

memperdebatkan

masalah agama.

Alasannya sederhana,

yaitu dalam agama apa

pun, setiap

pemeluknya

sebenarnya menyembah

zat Yang Maha Kuasa ,

hanya saja masing-

masing menyembah

dengan menyebut nama

yang berbeda dan

menjalankan ajaran

dengan cara yang

belum tentu sama.

Oleh karena itu,

masing-masing

pemeluk agama tidak

perlu saling berdebat

untuk mendapat

pengakuan bahwa agama

yang dianutnya adalah

yang paling benar.

Syekh Siti Jenar juga

mengajarkan agar

seseorang dapat lebih

mengutamakan prinsip

ikhlas dalam

menjalankan ibadah.

Orang yang beribadah

dengan mengharapkan

surga atau pahala

berarti belum bisa

disebut ikhlas.

 

“Manunggaling Kawula

Gusti”

 

Dalam ajarannya ini,

pendukungnya

berpendapat bahwa

Syekh Siti Jenar

tidak pernah menyebut

dirinya sebagai

Tuhan . Arti dari

Manunggaling Kawula

Gusti dianggap bukan

bercampurnya Tuhan

dengan makhluk-Nya,

melainkan bahwa Sang

Pencipta adalah

tempat kembali semua

makhluk dan dengan

kembali kepada

Tuhannya, manusia

telah bersatu dengan

Tuhannya.

Dalam ajarannya pula,

Manunggaling Kawula

Gusti bermakna bahwa

di dalam diri manusia

terdapat roh yang

berasal dari roh

Tuhan sesuai dengan

ayat Al-Quran yang

menerangkan tentang

penciptaan manusia:

“ Ketika

Tuhanmu

berfirman

kepada

malaikat:

“Sesungguhnya

Aku akan

menciptakan

manusia dari

tanah. Maka

Dengan demikian ruh

manusia akan menyatu

dengan ruh Tuhan

dikala penyembahan

terhadap Tuhan

terjadi. Perbedaan

penafsiran ayat Al-

Qur’an dari para

murid Syekh Siti

inilah yang

menimbulkan polemik

bahwa di dalam tubuh

manusia bersemayam

ruh Tuhan, yaitu

polemik paham

Manunggaling Kawula

Gusti.

Pengertian Zadhab

Dalam kondisi manusia

modern seperti saat

ini, sering ditemui

manusia yang

mengalami zadhab atau

kegilaan berlebihan

terhadap Allah.

Mereka belajar

tentang bagaimana

Allah bekerja

sehingga ketika

keinginannya sudah

lebur terhadap

kehendak Allah, maka

yang ada dalam

pikirannya hanyalah

Allah. Di

sekelilingnya tidak

tampak manusia lain,

kecuali hanya Allah

yang berkehendak.

Setiap Kejadian

adalah maksud Allah

terhadap Hamba ini.

Dan inilah yang

dibahayakan karena

apabila tidak ada

Guru yang Mursyid

yang berpedoman pada

Al Quran dan Hadits

maka hamba ini akan

keluar dari semua

aturan yang telah

ditetapkan Allah

untuk manusia. Karena

hamba ini akan

gampang terpengaruh

syaitan, semakin

tinggi tingkat

keimanannya maka

semakin tinggi juga

Syaitan

menjerumuskannya.

 

” Hamamayu Hayuning

Bawana ”

 

Prinsip ini berarti

memakmurkan bumi . Ini

mirip dengan pesan

utama Islam, yaitu

rahmatan lil ‘alamin.

Seseorang dianggap

muslim salah satunya

apabila dia bisa

memberikan manfaat

bagi lingkungannya,

bukannya menciptakan

kerusakan di muka

bumi.

 

” Kontroversi ”

 

Kontroversi yang

lebih hebat muncul

mengenai hal-ihwal

kematian Syekh Siti

Jenar. Ajarannya yang

amat kontroversial

itu telah membuat

gelisah para pejabat

Kesultanan Demak. Di

sisi kekuasaan,

Kesultanan Demak

khawatir ajaran ini

akan berujung pada

pemberontakan

mengingat salah satu

murid Syekh Siti

Jenar, Ki Ageng

Pengging atau Ki

Kebokenanga, adalah

keturunan elite

Majapahit , sama

seperti Raden Patah,

dan mengakibatkan

konflik di antara

keduanya.

Dari sisi agama

Islam, Walisongo yang

menopang kekuasaan

Kesultanan Demak

khawatir ajaran ini

akan terus berkembang

sehingga menyebarkan

kesesatan di kalangan

umat. Kegelisahan ini

membuat mereka

merencanakan suatu

tindakan bagi Syekh

Siti Jenar untuk

segera datang

menghadap ke

Kesultanan Demak.

Pengiriman utusan

Syekh Dumbo dan

Pangeran Bayat

ternyata tidak cukup

untuk membuat Siti

Jenar memenuhi

panggilan untuk

datang menghadap ke

Kesultanan Demak

hingga konon akhirnya

para Walisongo

sendirilah yang

akhirnya datang ke

Desa Krendhasawa di

mana perguruan Syekh

Siti Jenar

berada.

Para wali dan pihak

kerajaan sepakat

untuk menjatuhkan

hukuman mati bagi

Syekh Siti Jenar

dengan tuduhan telah

membangkang kepada

raja . Maka,

berangkatlah lima

wali yang diusulkan

oleh Syekh Maulana

Maghribi ke Desa

Krendhasawa. Kelima

wali itu adalah Sunan

Bonang, Sunan

Kalijaga , Pangeran

Modang, Sunan Kudus,

dan Sunan Geseng.

Sesampainya di sana,

terjadi perdebatan

dan adu ilmu antara

kelima wali tersebut

dengan Syekh Siti

Jenar. Menurut Syekh

Siti Jenar, kelima

wali tersebut tidak

usah repot-repot

ingin membunuhnya

karena ia bisa

meminum tirta marta

(air kehidupan)

sendiri. Ia dapat

menuju kehidupan yang

hakiki jika memang ia

dan budinya

menghendaki.

Tidak lama kemudian,

terbujurlah jenazah

Syekh Siti Jenar di

hadapan kelima wali.

Ketika hal ini

diketahui oleh murid-

muridnya, serentak

keempat muridnya yang

pandai, yaitu Ki

Bisono, Ki Donoboyo,

Ki Chantulo, dan Ki

Pringgoboyo ikut

mengakhiri

“kematian”-nya

dengan cara yang

misterius seperti

yang dilakukan oleh

gurunya di hadapan

para wali.

Kisah pasca kematian

Terdapat kisah yang

menyebutkan bahwa

ketika jenazah Syekh

Siti Jenar

disemayamkan di

Masjid Demak ,

menjelang salat Isya ,

semerbak bunga dan

cahaya memancar dari

jenazahnya. Jenazah

Syekh Siti Jenar

sendiri selanjutnya

dimakamkan di bawah

Masjid Demak oleh

para wali. Pendapat

lain mengatakan, ia

dimakamkan di Masjid

Mantingan , Jepara,

dengan nama

lain.

Setelah tersiar kabar

kematian Syekh Siti

Jenar, banyak

muridnya yang

mengikuti jejak

gurunya untuk menuju

kehidupan yang hakiki, antara lain

Kiai Lonthang dari Semarang , Ki Kebo Kenanga, dan Ki Ageng Tingkir.

 

demikian sekelumit cerita tentang syeh siti jenar…anda boleh menilai apakah ajaran yg dibawanya sesat atau tidak…jika sesat,sesatnya dimana?

 

library : tasawuf jawa, wikipedia

dipropagandakan oleh
para ulama pada masa
itu, mirip dengan
konsep Al-Hallaj
(tokoh sufi Islam
yang dihukum mati
pada awal sejarah
perkembangan Islam,
kira-kira pada abad
ke-9 Masehi) tentang
hulul yang berkaitan
dengan kesamaan sifat
Tuhan dan manusia.
Dimana seharusnya
pemahaman ketauhidan
melewati empat tahap,
yaitu:
Syariat, dengan
menjalankan hukum-
hukum agama seperti
salat, zakat, dan
lain-lain,
Tarekat, dengan
melakukan amalan-
amalan seperti wirid,
zikir dalam waktu dan
hitungan tertentu,
Hakekat, di mana
hakikat dari manusia
dan kesejatian hidup
akan ditemukan, dan
Makrifat,
kecintaan kepada
Allah dengan makna
seluas-luasnya.
Bukan berarti bahwa
setelah memasuki
tahapan-tahapan
tersebut, maka
tahapan di bawahnya
ditiadakan.
Pemahaman inilah yang
kurang bisa
dimengerti oleh para
ulama pada masa itu
tentang ilmu tasawuf
yang disampaikan oleh
Syekh Siti Jenar.
Ilmu yang baru bisa
dipahami ratusan
tahun setelah
wafatnya Syekh Siti
Jenar. Para ulama
mengkhawatirkan
adanya
kesalahpahaman dalam
menerima ajaran yang
disampaikan oleh
Syekh Siti Jenar
kepada masyarakat
awam di mana pada
masa itu, ajaran
Islam yang harus
disampaikan
seharusnya masih pada
tingkatan syariat,
sedangkan ajaran
Syekh Siti Jenar
telah jauh memasuki
tahap hakekat, bahkan
makrifat kepada
Allah. Oleh karena
itu, ajaran yang
disampaikan oleh
Syekh Siti Jenar
hanya dapat dibendung
dengan label sesat.
Dalam pupuhnya, Syekh
Siti Jenar merasa
malu apabila harus
memperdebatkan
masalah agama.
Alasannya sederhana,
yaitu dalam agama apa
pun, setiap
pemeluknya
sebenarnya menyembah
zat Yang Maha Kuasa ,
hanya saja masing-
masing menyembah
dengan menyebut nama
yang berbeda dan
menjalankan ajaran
dengan cara yang
belum tentu sama.
Oleh karena itu,
masing-masing
pemeluk agama tidak
perlu saling berdebat
untuk mendapat
pengakuan bahwa agama
yang dianutnya adalah
yang paling benar.
Syekh Siti Jenar juga
mengajarkan agar
seseorang dapat lebih
mengutamakan prinsip
ikhlas dalam
menjalankan ibadah.
Orang yang beribadah
dengan mengharapkan
surga atau pahala
berarti belum bisa
disebut ikhlas.

“Manunggaling Kawula
Gusti”

Dalam ajarannya ini,
pendukungnya
berpendapat bahwa
Syekh Siti Jenar
tidak pernah menyebut
dirinya sebagai
Tuhan . Arti dari
Manunggaling Kawula
Gusti dianggap bukan
bercampurnya Tuhan
dengan makhluk-Nya,
melainkan bahwa Sang
Pencipta adalah
tempat kembali semua
makhluk dan dengan
kembali kepada
Tuhannya, manusia
telah bersatu dengan
Tuhannya.
Dalam ajarannya pula,
Manunggaling Kawula
Gusti bermakna bahwa
di dalam diri manusia
terdapat roh yang
berasal dari roh
Tuhan sesuai dengan
ayat Al-Quran yang
menerangkan tentang
penciptaan manusia:
“ Ketika
Tuhanmu
berfirman
kepada
malaikat:
“Sesungguhnya
Aku akan
menciptakan
manusia dari
tanah. Maka
Dengan demikian ruh
manusia akan menyatu
dengan ruh Tuhan
dikala penyembahan
terhadap Tuhan
terjadi. Perbedaan
penafsiran ayat Al-
Qur’an dari para
murid Syekh Siti
inilah yang
menimbulkan polemik
bahwa di dalam tubuh
manusia bersemayam
ruh Tuhan, yaitu
polemik paham
Manunggaling Kawula
Gusti.
Pengertian Zadhab
Dalam kondisi manusia
modern seperti saat
ini, sering ditemui
manusia yang
mengalami zadhab atau
kegilaan berlebihan
terhadap Allah.
Mereka belajar
tentang bagaimana
Allah bekerja
sehingga ketika
keinginannya sudah
lebur terhadap
kehendak Allah, maka
yang ada dalam
pikirannya hanyalah
Allah. Di
sekelilingnya tidak
tampak manusia lain,
kecuali hanya Allah
yang berkehendak.
Setiap Kejadian
adalah maksud Allah
terhadap Hamba ini.
Dan inilah yang
dibahayakan karena
apabila tidak ada
Guru yang Mursyid
yang berpedoman pada
Al Quran dan Hadits
maka hamba ini akan
keluar dari semua
aturan yang telah
ditetapkan Allah
untuk manusia. Karena
hamba ini akan
gampang terpengaruh
syaitan, semakin
tinggi tingkat
keimanannya maka
semakin tinggi juga
Syaitan
menjerumuskannya.

” Hamamayu Hayuning
Bawana ”

Prinsip ini berarti
memakmurkan bumi . Ini
mirip dengan pesan
utama Islam, yaitu
rahmatan lil ‘alamin.
Seseorang dianggap
muslim salah satunya
apabila dia bisa
memberikan manfaat
bagi lingkungannya,
bukannya menciptakan
kerusakan di muka
bumi.

” Kontroversi ”

Kontroversi yang
lebih hebat muncul
mengenai hal-ihwal
kematian Syekh Siti
Jenar. Ajarannya yang
amat kontroversial
itu telah membuat
gelisah para pejabat
Kesultanan Demak. Di
sisi kekuasaan,
Kesultanan Demak
khawatir ajaran ini
akan berujung pada
pemberontakan
mengingat salah satu
murid Syekh Siti
Jenar, Ki Ageng
Pengging atau Ki
Kebokenanga, adalah
keturunan elite
Majapahit , sama
seperti Raden Patah,
dan mengakibatkan
konflik di antara
keduanya.
Dari sisi agama
Islam, Walisongo yang
menopang kekuasaan
Kesultanan Demak
khawatir ajaran ini
akan terus berkembang
sehingga menyebarkan
kesesatan di kalangan
umat. Kegelisahan ini
membuat mereka
merencanakan suatu
tindakan bagi Syekh
Siti Jenar untuk
segera datang
menghadap ke
Kesultanan Demak.
Pengiriman utusan
Syekh Dumbo dan
Pangeran Bayat
ternyata tidak cukup
untuk membuat Siti
Jenar memenuhi
panggilan untuk
datang menghadap ke
Kesultanan Demak
hingga konon akhirnya
para Walisongo
sendirilah yang
akhirnya datang ke
Desa Krendhasawa di
mana perguruan Syekh
Siti Jenar
berada.
Para wali dan pihak
kerajaan sepakat
untuk menjatuhkan
hukuman mati bagi
Syekh Siti Jenar
dengan tuduhan telah
membangkang kepada
raja . Maka,
berangkatlah lima
wali yang diusulkan
oleh Syekh Maulana
Maghribi ke Desa
Krendhasawa. Kelima
wali itu adalah Sunan
Bonang, Sunan
Kalijaga , Pangeran
Modang, Sunan Kudus,
dan Sunan Geseng.
Sesampainya di sana,
terjadi perdebatan
dan adu ilmu antara
kelima wali tersebut
dengan Syekh Siti
Jenar. Menurut Syekh
Siti Jenar, kelima
wali tersebut tidak
usah repot-repot
ingin membunuhnya
karena ia bisa
meminum tirta marta
(air kehidupan)
sendiri. Ia dapat
menuju kehidupan yang
hakiki jika memang ia
dan budinya
menghendaki.
Tidak lama kemudian,
terbujurlah jenazah
Syekh Siti Jenar di
hadapan kelima wali.
Ketika hal ini
diketahui oleh murid-
muridnya, serentak
keempat muridnya yang
pandai, yaitu Ki
Bisono, Ki Donoboyo,
Ki Chantulo, dan Ki
Pringgoboyo ikut
mengakhiri
“kematian”-nya
dengan cara yang
misterius seperti
yang dilakukan oleh
gurunya di hadapan
para wali.
Kisah pasca kematian
Terdapat kisah yang
menyebutkan bahwa
ketika jenazah Syekh
Siti Jenar
disemayamkan di
Masjid Demak ,
menjelang salat Isya ,
semerbak bunga dan
cahaya memancar dari
jenazahnya. Jenazah
Syekh Siti Jenar
sendiri selanjutnya
dimakamkan di bawah
Masjid Demak oleh
para wali. Pendapat
lain mengatakan, ia
dimakamkan di Masjid
Mantingan , Jepara,
dengan nama
lain.
Setelah tersiar kabar
kematian Syekh Siti
Jenar, banyak
muridnya yang
mengikuti jejak
gurunya untuk menuju
kehidupan yang hakiki, antara lain
Kiai Lonthang dari Semarang , Ki Kebo Kenanga, dan Ki Ageng Tingkir.

demikian sekelumit cerita tentang syeh siti jenar…anda boleh menilai apakah ajaran yg dibawanya sesat atau tidak…jika sesat,sesatnya dimana?

library : tasawuf jawa, wikipedia