Beredar Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024 , Ada Nama Ahok

M2000.Jakarta – Beberapa hari ini di jagad medsos terutama WAG , viral susunan kabinet Jokowi-Maaruf . Yang menjadi perhatian publik adalah munculnya nama Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok , padahal sebelumnya Ahok di isukan akan menjadi ketua KPK .Kamu pasti penasaran bukan , kira-kira Ahok akan ada di posisi mana , apakah menteri dalam negeri , ataukah menjadi pejabat setingkat menteri , Jaksa Agung misalnya .Nah daripada penasaran , yuk kita lihat susunan kabinet Indonesia Kerja jilid II yang sedang hangat dibicarakan ini .Kabinet Indonesia Kerja Jilid II

Lanjutkan membaca “Beredar Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024 , Ada Nama Ahok”

Iklan

Tour Jihad 22 Mei Surabaya Gagal Berangkat ke Jakarta karena Sepi Peminat

M2000.Surabaya – Ada-ada ulah para pemilik armada tour Surabaya ini . Ketika melihat peluang akan ada aksi besar ke Jakarta pada 22 mei , mereka menggunakan armadanya dengan melabeli ” tour jihad 22 mei ” .

Paket Tour Jihad yang rencananya mengangkut massa dari Surabaya menuju Jakarta untuk aksi 22 Mei ternyata batal diberangkatkan. Ini dikonfirmasi oleh Koordinator Tour Jihad Jakarta, Roni yang menyebut jika kurangnya peminat menjadi alasan mengapa peserta tak jadi diberangkatkan.

Kita batal berangkat. Tour Jihad Jakarta batal. Peserta tidak memenuhi kuota,” ucapnya seperti dikutip dari cnnindonesia.com (19/5/2019).Terkait kurang lakunya tour jihad ini, Roni malah curiga ada isu-isu yang menggoyahkan keinginan para calon peserta.

Lanjutkan membaca “Tour Jihad 22 Mei Surabaya Gagal Berangkat ke Jakarta karena Sepi Peminat”

Makin Oleng , Gerindra Minta Demokrat Keluar dari Koalisi Prabowo-Sandi

M2000.Jakarta – Tampaknya kekompakan koalisi 02 Prabowo-Sandi tidak akan lama lagi bertahan . Terakhir gara-gara AHY bertemu Jokowi di istana tanpa ijin ketua koalisi Prabowo Subijanto .

Atas hal tersebut sempat panas hubungan antara Gerindra dan Demokrat , dan ujungnya waketum Gerindra melontarkan pernyataan dan mempersilahkan Demokrat mundur dari koalisi.

Kepala Divisi Advoasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan terkait isu merapatnya Demokrat ke Koalisi Indonesia Kerja pengusung Joko Widodo-Maruf Amin.

Lanjutkan membaca “Makin Oleng , Gerindra Minta Demokrat Keluar dari Koalisi Prabowo-Sandi”

Pemuda Pengancam Jokowi Akhirnya Di ciduk tim Jatanras

M2000.Bogor – Atas laporan dan viralnya video seorang pemuda yang mengancam akan memenggal leher Jokowi , Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus Pengancaman Pembunuhan terhadap Presiden RI.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus Pengancaman Pembunuhan terhadap Presiden RI yg sedang viral di media sosial saat sekarang ini sebagaimana dimaksud dalam pasal :
– Pasal 104 KUHP
– Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE. dengan rincian sebagai berikut :

Lanjutkan membaca “Pemuda Pengancam Jokowi Akhirnya Di ciduk tim Jatanras”

Kalau Anggota BPN Saja Tidak Percaya 62 persen , Kenapa Prabowo Ngotot Menang ?

M2000.Jakarta – Koalisi terancam bubar Jendral . Itulah yang dialami koalisi Indonesia Adil Makmur besutan capres Prabowo Subijanto saat ini .

Setelah Petinggi partai PAN dan Demokrat balik badan dan memberi sinyal merapat ke Jokowi , kini petugas partai yang diutus ke BPN pun mulai goyah iman .
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai DemokratFerdinand Hutahaean membantah klaim Wakil Ketua Dewan Syura PKS Hidayat Nur Wahid bahwa pihaknya menyediakan data kemenangan 62 persen bagi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 padahal sebelum AHY bertemu Jokowi , Ferdinan termasuk yang paling getol dan mati-matian mendukung Prabowo.
Ferdinand menyebut data 62 persen yang dimiliki Demokrat adalah jajak pendapat kader untuk memilih koalisi. Survei itu dilakukan Agustus 2018, bukan setelah Pilpres 2019.

Lanjutkan membaca “Kalau Anggota BPN Saja Tidak Percaya 62 persen , Kenapa Prabowo Ngotot Menang ?”