Kisah Ahli Ibadah Yang Dilaknat

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com : Sudah banyak kisah tentang seorang ahli ibadah yang ibadahnya belum atau tidak diterima oleh Allah .
Banyak orang menjadi sombong dan merasa menjadi ahli surga bahkan mengkapling-kaplingkan surga seenak jidatnya saat dirinya sudah menjadi ahli ibadah .

Mereka mengira paling pantas mendapatkan surga karena merasa lebih beribadah daripada yang lain dan mengira bahwa yang memasukkannya kedalam surga adalah karena ibadahnya . Sifat sombong inilah yang bisa memicu gugurnya amal ibadah seseorang .
Padahal sesungguhnya urusan surga dan neraka itu urusan Allah dan hak prerogratif Allah sendiri . Dan seandainya seseorang dimasukkan ke surga itu sudah pasti karena rahmat dari Allah bukan karena ibadahnya .
Bukankah setiap kita berdoa , kita hanya meminta agar amal ibadah kita diterima Allah ?

Nah , berikut ini adalah kisah ahli ibadah yang sombong yang dimasukkan Allah kedalam neraka jahanam .

“Saya lebih baik dari dia..” kata Iblis kepada Tuhan sambil menunjuk Nabi Adam as.

Baca lebih lanjut

Iklan

Banser Jaga Gereja ..Ada Yang Tak Suka ?

image

Banser dan Polri kompak jaga gereja ...Yang salah apanya ?

Masshar2000.Com – Entah kenapa setiap mendekati perayaan hari natal , beberapa umat islam selalu dilelahkan dengan perdebatan-perdebatan seputar Natal.
Secara logika cukup aneh, wong mereka yang merayakan tapi kita yang ribut . Ini belum ditambah hujatan sebagian golongan ke Banser NU yang mengamankan beberapa gereja saat Misa .

Saya tidak tahu, hujatan ini dilancarkan apa sebab saking nggak senengnya ke NU atau apa sebab dianggap melanggar syariat. Jika tidak suka dengan NU, maka bukan bahasan lagi , namanya juga orang nggak seneng apa saja yang dilakuin walau baik ya tetap nggak seneng. Tapi jika menghujat atas dasar tudingan bahwa yang dilakukan Banser NU itu menyalahi syariat, maka ini saatnya mempreteli hal itu satu persatu .

Apakah benar atau salah Banser NU mengamankan Misa? …Sebab ada dialog seperti ini (yang cukup tidak logis dan tak sesuai kaidah mantiq) :

Baca lebih lanjut

LOWONGAN KERJA : PT KAI ( Kereta Api Indonesia )

image

Masshar2000.Com – Bagi anda yang saat ini masih belum punya pekerjaan atau ingin mencari pekerjaan baru yang lebih baik , tidak ada salahnya mencoba mendapftar di PT KAI .
PT KAI yang merupakan BUMN ini tentu saja menjadi salah satu tempat kerja yang di idolakan jutaan calon tenaga kerja di seluruh Indonesia .

Dan berikut info lowongan kerja yang ada di KAI :

INFO REKRUT PT. KAI

Baca lebih lanjut

Selain Polisi , Kelompok Ini Juga Diincar Teroris

image

Masshar2000.Com – Maraknya aksi teror di tanah air jelas sangat meresahkan masyarakat .
Suasana damai yang dulunya aman , nyaman seakan hanya menjadi isapan jempol saat teroris secara terang-terangan menyasar tempat keramaian dan berani menyerang Polisi.

Kita bisa lihat teror bom panci Bandung yang meneriakkan simbol agama dan menganggap polisi adalah lawan yang harus diperangi .
Kemudian bom kampung Melayu yang menyasar polisi yang sedang berjaga , setidaknya tiga polisi menjadi korban .
Terakhir adalah penyerangan kepada polisi saat sholat di masjid , anehnya mereka meneriakkan simbol agama sebelum menikam polisi yang sedang sholat , walaupun akhirnya berhasil diterjar timah panas dan tewas ditempat .

Jelas sekali , mereka sudah ” tidak waras ” dan menghalalkan segala cara yang dianggapnya sebagai jihad , bayangkan saja , orang sholat ditikam sendiri oleh orang islam , ini Islam apa ?
Namun uniknya setelah pelaku tewas ditembak , masih saja ada yang membelanya , ini tentu menjadi pertanyaan , apakah mereka mendukung teroris ?

Baca lebih lanjut

Kisah Banser NU Yang Gugur Terkena Bom Saat Mengamankan Gereja

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Belakangan marak aksi anarkis dan radikal yang dilakukan oleh sekelompok orang , atau pemerintah dalam hal ini menyebut ormas intoleran .
Tidak didunia nyata , didunia maya pun mereka melakukan hal yang sama .
Melabeli sendiri dirinya sebagai umat islam paling bersih , mereka kerap melakukan aksi yang kadang malah membuat tidak nyaman bahkan rasa takut di masyarakat.

Aksi sweeping jelas sangat tidak dibenarkan , karena yang berhak secara intitusi adalah kepolisian , namun dengan dalih membela syariat islam dan mencegah kemungkaran , mereka tetap saja melakukannya .
Yang paling lucu menurut saya pribadi adalah saat sweeping soal penggunaan atribut natal kemarin . Setiap perusahaan jelas tidak mungkin memaksa karyawannya yang muslim untuk mengenakan pakaian Santa Claus misalnya , tapi menurut mereka itu adalah paksaan padahal itu kan sukarela , bahkan banyak karyawan muslim yang memakainya dengan sukarela , terbukti mereka malah berselfie ria .
Mau pake terserah , tidak pakai pun tidak apa-apa …Jadi yang ditakutkan apanya ?

Justru yang paling menyedihkan adalah saat mereka menghujat Banser NU yang mengamankan gereja saat natal .
Apanya yang salah , dimasyarakat itu sudah biasa namanya toleransi .
Apalagi dengan seringnya aksi bom disaat malam natal .
Masyarakat dan khususnya Banser terpanggil untuk mengamankan situasi , yang diselamatkan itu manusianya , bukan mendukung ibadahnya yang kata mereka salah kaprah menyembah selain Allah .

Mungkin kisah dibawah ini akan membuka hatimu , bagaimana seseorang ( Banser ) yang harus kehilangan nyawanya saat mengamankan malam natal .

Kisah pengorbanan Riyanto, anggota Barisan Anshor Serbaguna (Banser) dari Mojokerto saat ditugaskan GP Anshor membantu polisi mengamankan perayaan Natal pada 24 Desember 2000 silam, hingga kini masih tetap dikenang dari berbagai kalangan masyarakat Mojokerto .

Dalam rangka mengenang jasa-jasanya, nama Riyanto telah dibuat sebagai nama jalan di Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Bahkan Pemerintah Kota Mojokerto juga telah membangun gapura megah di Jalan Riyanto.

Kisah inspiratif yang dilakukan oleh Riyanto terjadi saat bom meledak di Gereja Eben Haezer, Mojokerto pada malam Natal. Banyak korban berjatuhan, dan yang paling menyita perhatian adalah sosok Riyanto.
Pria berusia 25 tahun itu meninggal di tempat kejadian dengan kondisi jenazah yang sangat mengenaskan. Namun bukan karena kondisi tubuhnya yang jadi bahan perbincangan bagi kebanyakan orang, namun statusnya yang sebagai anggota Banser yang banyak menyita perhatian.

Pada malam Natal itu, Riyanto merupakan salah satu dari empat orang Banser NU yang dikirim GP Ansor Mojokerto untuk menjaga perayaan Natal di gereja Eben Haezer, Mojokerto. Lelaki kelahiran Kediri, 23 November 1975 itu ditugaskan oleh GP Ansor Mojokerto untuk serta mengamankan perayaan malam Natal.

Semula, Misa Malam Natal itu berlangsung dengan khusyuk seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi ternyata hanya berlangsung separuh jalan. Sekitar pukul 20.30 WIB, seorang jemaat menaruh curiga pada sebuah bingkisan yang tergeletak tak bertuan di depan pintu masuk gereja.

Riyanto pun memberanikan diri membuka bingkisan itu. Ia membongkar kantong plastik hitam itu di hadapan petugas pengamanan gereja Eben Haezer lainnya, termasuk seorang polisi Polsek setempat. Di dalamnya tampak menjulur sepasang kabel. Tiba-tiba muncul percikan api. Riyanto langsung berteriak sigap, “Tiaraaaapp!” dan kemudian terjadi kepanikan dalam Gereja.

Riyanto segera keluar ruangan dan melemparkan bungkusan bom itu ke tong sampah, namun terpental. Ia kemudian berinisiatif mengamankan bom dengan memungut kembali untuk dilemparkan ke tempat yang lebih jauh lagi dari jemaat. Namun, Allah SWT berkehendak lain, bom mendadak dalam pelukan Riyanto sebelum sempat dilempar.

Tubuh pria itu terpental, berhamburan. Sekitar 3 jam kemudian, sisa-sisa tubuh Riyanto baru ditemukan di sebelah utara kompleks gereja, sekitar 100 meter dari pusat ledakan. Jari dan wajahnya hancur, Riyanto pun meninggal seketika.

Bom ini tampaknya tidak main-main. Ledakannya membuat roboh pagar tembok di seberang gereja. Bahkan kaca-kaca lemari dan etalase Studio Kartini yang tepat di depan gereja Eben Haezer hancur semua. Ledakan ini bukan satu-satunya. Pada saat yang hampir sama, beberapa gereja yang lain juga terkena bom dan menelan korban jiwa.

Pria Muslim yang lahir dari pasangan Sukarnim dan Katinem ini banyak dipuji orang. Seorang Muslim sejati yang rela mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan orang lain yang sedang merayakan. Gus Dur pernah berujar, “Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan. Semoga dia mendapatkan imbalan sesuai pengorbanannya.”

Kini, setelah 15 tahun peristiwa itu berselang, nama Riyanto hampir tidak pernah disebut, apalagi untuk diteladani semangat perjuangan dan rasa kemanusiaan Riyanto. Sungguh hal ini sangat ironis, bila dibandingkan dengan keteguhan jiwa Riyanto yang muslim, mau mengorbankan jiwa dan raganya untuk menyelamatkan ratusan nyawa jemaat gereja Eben Haezer.

Di tengah banyaknya aksi kekerasan mengatasnamakan agama seperti yang belakangan ini sering terjadi, sosok dan pengorbanan Riyanto, patut menjadi teladan bagi kita semua, tanpa membeda-bedakan agama dan kepercayaan, suku, ras maupun golongan. Salam Bhinneka Tunggal Ika!

image

Mereka bangga jadi bagian dari Banser

Masih mau menghujat Banser ?

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Library : dutaislam.com