Ingat Pembantaian Massa 1965-1966 Pasca G 30S/PKI

image

M2000 – Kita semua setuju PKI adalah pemberontak yang sadis , bagaimana tidak 7 Jendral yang kita kenal sekarang sebagai Pahlawan Revolusi adalah korban kebiadaban PKI di masa itu …dan itu sudah fix tanpa ada perdebatan , jadi tidak perlu kita perjelas dan kita ungkit-ungkit lagi , biarlah itu menjadi catatan hitam sejarah bangsa Indonesia .

Namun yang menjadi perdebatan selanjutnya adalah pasca terjadinya G30S/PKI .
Kita tentu tahu bahwa setelah Suharto berkuasa , fakta sejarah seperti dibungkam terlebih soal PKI .

Pembantaian Massa di Indonesia 1965–1966

Peristiwa ini kita kenal dan terkadang disebut sebagai Genosida di Indonesia yaitu peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September (G30S/PKI) di Indonesia.

Menurut sejarahnya , diperkirakan lebih dari setengah juta orang dibantai dan lebih dari satu juta orang dipenjara dalam peristiwa tersebut , jelas ini adalah tragedi kemanusiaan yang lebih parah dari konflik Rohingya Myanmar di masa kini .

Baca lebih lanjut

Iklan

Jokowi : Film PKI Boleh Diputar Tapi Buatkan Versi Yang Baru

image

M2000 : Entah kenapa pola pikir anak bangsa sekarang ini menurut saya mengalami kemunduran .
Bangsa ini sudah melewati fase yang boleh dibilang kelam untuk masalah demokrasi dan itu terjadi pasca reformasi 98.

Tujuan kita jelas menggulingkan rezim yang sudah berkuasa selama 32 tahun dengan kelebihan dan kekurangannya .
Gerakan anti Korupsi , Kolusi dan Nepotisme jelas kita gaungkan bertubi-tubi dan nyatanya , walaupun belum sempurna setidaknya sudah nampak perbedaannya dibanding saat ORBA yang memonopoli perpolitikan tanah air.
Dan semua presiden pasca Reformasi sudah memerangi KKN dengan segala kelebihan dan kekurangannya dan harus kita apresiasi .

Nyaris di masa ORBA pergunjingan tentang PKI tidak pernah ada kecuali di awal tahun ORBA berdiri .Tapi kini setelah 19 tahun pasca reformasi kenapa isu PKI malah muncul kembali , unik bukan kalau tidak boleh disebut kemunduran .

Baca lebih lanjut

Buya Safi’i : Isu Bangkitnya PKI Hanya Dibuat-Buat Untuk Memecah Belah Bangsa

image

M2000 – Ricuhnya suasana didepan kantor YLBHI Jakarta minggu malam (17/9/2017) oleh sejumlah pendemo yang menolak “reuni PKI ” menurut mereka memang seperti ada yang menggerakkan .
Karena tidak mungkin aksi yang diikuti ratusan orang dari berbagai ormas seperti FPI dan LBH Bang Japar tersebut bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan . Jelas ini sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Atas aksi tersebut , tokoh nasional Syafii Maarif melihat isu kebangkitan komunis hanya dibuat-buat. Diskusi terkait pelurusan sejarah di Kantor Pusat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, seharusnya tidak dibubarkan.

Menurut mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu diskusi tersebut tidak ada yang salah. Karena itu dia menyayangkan pelarangan diskusi itu.
“Kebangkitan ideologi komunis sekarang ini seperti mimpi di siang bolong,” kata Syafii Maarif, usai bertemu dengan perwakilan dari Divisi Humas Polri di Sleman, Senin (18/9/2017).

Baca lebih lanjut

Ini Reaksi Jokowi Saat Disindir Amien Rais Bantuan Ke Rohingnya Hanya Pencitraan

image

Aksi Bela Rohingya : Prabowo dan Amien Rais sebut bantuan ke Rohingya hanya pencitraan Jokowi , ini membenarkan pernyataan Kapolri Tito Karnavian bahwa memang ada yang sengaja " menggoreng " isu Rohingya untuk menjatuhkan Jokowi

M2000 – Pada aksi bela Rohingya sabtu kemarin (16/9/2017) di kawasan silang Monas turut hadir pula Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subijanto dan Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais .

Mereka ikut berorasi di Aksi Bela Rohingya 169 yang akhirnya mendapat sorotan publik karena orasinya dianggap sudah kelewatan .
Dalam orasinya, Amien Rais menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo lambat dan hanya pencitraan, dalam upaya menyelesaikan kasus kekerasan yang terjadi di Rakhine State, Myanmar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Pengurus Daerah Keluarga Alumi Universitas Gadjah Mada (Kagama) Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Suwanto, menilai pernyataan Amien tersebut tidak elok.

Baca lebih lanjut

Hand Phone Sekarang Akan Kena Pajak

image

M2000 – Warga negara yang bijak pasti taat pajak , itulah slogan yang selalu didengung-dengungkan negara lewat iklannya di media melalui Direktorat Pajak .

Tampaknya untuk kedepan , warga negara yang bijak ini dituntut untuk lebih bijak lagi karena Direktorat Pajak mengingatkan masyarakat atau wajib pajak untuk melaporkan harta kekayaan, termasuk telepon seluler.

Wajib pajak diminta memasukkan telepon genggam untuk dimasukkan dalam kolom Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT PPh 2017.

Baca lebih lanjut