Mengharukan …Surat Sukarno kepada Suharto Saat Sakit Sebelum Meninggal


image

M2000 – Di saat-saat terakhir terakhir perjalanan presiden Sukarno , kehidupannya tidak lebih baik dari warga biasa dan bahkan lebih menyakitkan untuk seorang mantan pahlawan besar revolusi dan juga presiden pertama yang memimpin negri ini .

Bagaimana tidak , setelah pidato terakhirnya ditolak MPRS dan dilengserkan kehidupan Sukarno mirip dengan tahanan politik , diasingkan , dijauhkan dengan orang-orang dekat .
Menurut sejarah ..praktis hanya Muhamad Hatta saja yang mengunjunginya .

Lelaki itu terbaring sendirian. Kamarnya pengab dan bau. Ginjalnya sudah kronis. Obat-obatan yang selama ini menjadi penopangnya, telah dibuang oleh tentara.
Dokter yang merawatnya seringkali menangis diam-diam. Hanya ada vitamin dan royal jelly yang boleh diberikan untuk pasiennya.
Dia sadar, kekuasaan hanya membolehkannya datang untuk merawat sebisanya. Bukan untuk penyembuhan. Lelaki perkasa itu, seperti dibiarkan mati pelan-pelan. Jiwanya di penjara. Badannya di penjara. Bathinnya dikungkung.

Lanjutkan membaca “Mengharukan …Surat Sukarno kepada Suharto Saat Sakit Sebelum Meninggal”

Politik Tidak Mengenal Kemanusiaan ( Kisah Pilu Akhir Hayat Presiden Sukarno )


image

M2000 – Dari berbagai sumber dan juga dari pernyataan putri bung Karno sendiri Sukmawati yang juga saksi hidup , pernah mengatakan bahwa di akhir masa hidupnya bapak pendiri bangsa panglima besar revolusi Sukarno mengalami akhir masa hidup yang menyedihkan .
Menurut Sukmawati , untuk seorang pemimpin tertinggi di republik ini seharusnya tidak mengalami penderitaan yang amat sangat memilukan , bahkan saat beliau sakit , dokter pribadinya pun “hanya” dokter hewan . Ternyata apa yang dialaminya di masa tuanya tidak seindah jasanya .
Benarkah demikian ?
Mari kita renungkan bersama , kisah pilu ini .

Setahun setelah pemberontakan PKI 65 berhasil ditumpas , mosi tidak percaya kepada Sukarno mulai menyusupi para petinggi negara yang menganggap Sukarno memberi ruang gerak PKI untuk berkembang selanjutnya berkhianat .Di lain sisi sosok Suharto yang kala itu berpangkat Mayor Jendral mendapat sanjungan luar biasa karena dianggap sebagai sosok sentral yang berhasil menumpas PKI .

Tak lama setelah mosi tidak percaya berkembang ,  Parlemen bentukan Nasution di tahun 1967 dan MPRS menunjuk Soeharto sebagai Presiden RI, Bung Karno menerima surat untuk segera meninggalkan Istana dalam waktu 2 X 24 Jam.
Bahkan bung Karno tidak diberi waktu untuk menginventarisir barang-barang pribadinya. Wajah-wajah tentara yang mengusir Bung Karno tidak bersahabat lagi.

Lanjutkan membaca “Politik Tidak Mengenal Kemanusiaan ( Kisah Pilu Akhir Hayat Presiden Sukarno )”

%d blogger menyukai ini: